Sejumlah film dan serial bergenre BL (Boys’ Love) menghadirkan nuansa yang seirama dengan Soul Mate, terutama lewat kisah yang reflektif, emosional, dan dekat dengan persoalan hidup sehari-hari. Alih-alih hanya menonjolkan romansa, beberapa judul berikut menempatkan trauma, penerimaan diri, serta perubahan relasi manusia sebagai pusat cerita.
1. More Than Words (2022)
Karya Shunki Hashizume ini mengikuti perjalanan tiga sahabat—Mieko (Fujino Ryoko), Makio (Aoki Yuzu), dan Eiji (Nakagawa Daisuke)—yang bertemu sejak masa sekolah. Dinamika mereka berubah ketika Eiji jatuh cinta kepada Makio, sementara Mieko berusaha tetap berada di sisi keduanya di tengah bayang-bayang homofobia dan tuntutan keluarga. Serial ini menonjol lewat alur yang terasa seperti potongan kehidupan nyata, dengan visual yang tenang dan intim. Tema trauma, penerimaan diri, dan hubungan yang terus berubah seiring waktu menjadi benang merah yang membuatnya sejalan dengan Soul Mate.
2. Lost in the Woods (2025)
Serial ini memilih pendekatan yang lebih hening, tanpa ledakan konflik besar atau romansa yang berlebihan. Ceritanya berfokus pada pencarian jati diri melalui hubungan dua orang yang sama-sama merasa kehilangan arah. Jika Soul Mate banyak bergerak di ruang kota, Lost in the Woods menghadirkan latar alam hijau, kamp gajah, dan suasana pedesaan yang damai. Tokoh utamanya, Fifa (Ton Tonhon Tantivejakul), remaja 18 tahun yang gagal meraih beasiswa ke Jepang, diminta neneknya bekerja di perkebunan keluarga selama tiga bulan. Di sana ia bertemu Hem (Arm Varot Makaduangkeo), penjaga hutan 30 tahun yang pendiam dan sulit ditebak. Dari dua dunia yang berbeda, keduanya perlahan membangun ikatan emosional yang hangat sekaligus menyembuhkan luka batin masing-masing.
3. Spoiler Alert (2022)
Film Hollywood ini diangkat dari memoar Michael Ausiello dan menyoroti perjalanan cinta 13 tahun antara Michael (Jim Parsons), penulis yang canggung, dan Kit (Ben Aldridge), seorang fotografer. Hubungan mereka diuji saat Kit didiagnosis mengidap kanker terminal. Meski premisnya berat, film garapan Michael Showalter ini tetap terasa hangat berkat gaya penceritaan yang santai dan selipan humor kecil. Sentuhan ala sitkom klasik untuk menggambarkan masa kecil Michael juga memberi warna tersendiri, membuat kisahnya tampil berbeda dibanding drama BL pada umumnya.
4. The Eighth Sense (2023)
Di balik kemasan romance kampus, serial Korea Selatan ini menyimpan intensitas emosional yang kuat. Ceritanya berangkat dari pertemuan Kim Ji Hyun (Oh Jun Taek), mahasiswa baru dari desa yang belum terbiasa dengan hiruk-pikuk Seoul, dengan Seo Jae Won (Lim Ji Sub), senior populer kampus, di klub selancar. Di balik citranya sebagai idola kampus, Jae Won menyimpan trauma dan tengah berjuang melawan depresi berat. Relasi yang awalnya sekadar senior-junior kemudian berkembang menjadi koneksi yang membantu keduanya menghadapi beban masing-masing. Dari sisi visual, atmosfer ala film indie yang estetik dan sendu turut memperkuat kesan emosionalnya.
5. I Carry You with Me (2020)
I Carry You with Me mengangkat kisah nyata dua pria asal Meksiko yang dipertemukan oleh cinta, namun kerap dipisahkan oleh realitas hidup. Film ini berpusat pada Iván (Armando Espitia), calon koki sekaligus ayah muda, yang menjalin hubungan diam-diam dengan Gerardo (Christian Vázquez), seorang guru. Tekanan lingkungan yang konservatif serta terbatasnya peluang kerja mendorong Iván melintasi perbatasan Amerika Serikat demi masa depan yang lebih layak. Film ini meninggalkan kesan kuat lewat perpaduan drama fiksi dan elemen dokumenter dari kisah pasangan aslinya, membawa penonton menyusuri tahun-tahun panjang yang penuh rindu dan ketidakpastian.
Lima judul tersebut menunjukkan bahwa genre BL dapat menawarkan cerita yang emosional dan bermakna—membahas kehilangan, keberanian, hingga cara manusia bertahan dan berubah dalam relasi. Bagi penonton yang masih terbawa suasana setelah menyaksikan Soul Mate, deretan film dan serial ini dapat menjadi pilihan untuk melanjutkan pengalaman menonton dengan nuansa yang serupa.