Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Babeh Romi, vokalis sekaligus frontman band Romi and The Jahat, dikabarkan meninggal dunia. Kepergiannya meninggalkan duka bagi rekan seprofesi, komunitas musik, serta para penggemarnya.
Informasi wafatnya Babeh Romi disebut telah dikonfirmasi oleh pihak terdekat dan manajemen Romi and The Jahat. Namun, detail mengenai waktu dan penyebab meninggalnya belum disampaikan secara lengkap kepada publik.
Sebelum kabar duka itu beredar, pihak band sempat menginformasikan kondisi kesehatan Babeh Romi yang menurun dalam beberapa waktu terakhir. Situasi tersebut membuatnya harus beristirahat dan mengurangi aktivitas panggung, termasuk absen dari sejumlah jadwal penampilan. Beberapa agenda manggung dilaporkan terpaksa dibatalkan demi fokus pada pemulihan.
Kepergian Babeh Romi cepat menyebar di kalangan komunitas musik. Ucapan belasungkawa mengalir melalui media sosial dan kanal komunitas, datang dari sesama musisi, promotor acara, hingga penikmat musik yang mengikuti perjalanan kariernya.
Di mata rekan-rekannya, Babeh Romi dikenal sebagai sosok yang konsisten berkarya dengan karakter panggung yang kuat dan gaya khas. Bersama Romi and The Jahat, ia membangun identitas musik yang disebut memiliki basis penggemar loyal. Sejumlah pihak juga mengenang dedikasinya dalam skena musik independen, termasuk keterlibatannya di panggung komunitas dan festival musik alternatif.
Pihak band dan keluarga turut menyampaikan terima kasih atas doa serta dukungan yang diberikan. Mereka berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik, sementara karya-karyanya tetap dikenang oleh publik.
Wafatnya Babeh Romi menjadi kehilangan bagi skena musik independen Indonesia. Sejumlah penggemar dan komunitas menyebut penampilan panggung, interaksi hangat, serta kontribusinya dalam ruang-ruang komunitas sebagai bagian dari warisan yang akan terus diingat.

