Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD dan SMP di kantor Disdik HST. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, pada 26–28 Mei.
Pelaksanaan FLS3N tingkat kabupaten tersebut diikuti 24 peserta dari jenjang SD dan 89 peserta dari jenjang SMP. Ajang ini menjadi ruang kompetisi sekaligus pembinaan bagi siswa yang memiliki minat di bidang seni dan sastra.
Untuk jenjang SD, terdapat enam cabang lomba, yakni gambar ekspresi, menyanyi solo, kriya, mendongeng, menulis cerita, dan tari. Sementara pada jenjang SMP, terdapat delapan cabang lomba, meliputi menyanyi solo, tari kreasi, kreativitas musik tradisional, ensambel campuran, ilustrasi, pantomim, bercerita, serta menulis cerita.
Kepala Disdik HST Muhammad Anhar melalui Sekretaris Disdik HST, Misran, mengatakan kegiatan ini bertujuan mengembangkan dan menumbuhkan bakat serta minat siswa di bidang seni dan sastra. Menurutnya, lomba juga menjadi wadah bagi peserta untuk berekspresi, berkreasi, dan mengaktualisasikan diri dalam berbagai disiplin seni dan sastra.
Misran menegaskan Disdik HST berkomitmen menggali dan membina talenta muda sejak dini, mulai dari jenjang SD hingga SMP. Ia juga menjelaskan bahwa ajang ini sebelumnya dikenal sebagai FLS2N dan merupakan kegiatan tahunan yang digelar Kementerian Pendidikan.
“Tahun ini, dengan penambahan bidang sastra, FLS3N menjadi wadah yang semakin komprehensif dan strategis untuk memfasilitasi serta mengembangkan potensi, bakat, serta kreativitas siswa di bidang seni dan sastra,” kata Misran.
Ia berpesan agar para peserta menampilkan kemampuan terbaik, berkompetisi dengan semangat sportivitas, menjalin persahabatan, dan menikmati proses selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, menang atau kalah bukan hal utama, melainkan pengalaman, pembelajaran, dan kebersamaan yang diperoleh.
Misran berharap FLS3N tingkat Kabupaten HST berjalan lancar dan mampu melahirkan talenta seni dan sastra yang membanggakan daerah.

