BERITA TERKINI
Film "Star Wars: The Mandalorian and Grogu" Dijadwalkan Tayang 20 Mei 2026

Film "Star Wars: The Mandalorian and Grogu" Dijadwalkan Tayang 20 Mei 2026

Lucasfilm menyiapkan film Star Wars: The Mandalorian and Grogu untuk tayang di bioskop pada 20 Mei 2026. Film ini melanjutkan kisah duo Din Djarin dan Grogu yang sebelumnya dikenal lewat serial The Mandalorian.

Cuplikan terbaru film tersebut diperlihatkan dalam ajang CinemaCon di Las Vegas. Proyek yang digarap Jon Favreau ini dirancang untuk format IMAX dan disebut menandai kembalinya Star Wars ke layar lebar setelah tujuh tahun, sejak film terakhirnya L'Ascension de Skywalker pada 2019. Pra-penjualan tiket dijadwalkan dibuka pada 22 April 2026.

Latar cerita berlangsung setelah kejatuhan Kekaisaran Galaktik. Din Djarin, pemburu bayaran Mandalorian yang diperankan Pedro Pascal, kembali berpetualang bersama Grogu. Di tengah penyebaran para mantan panglima perang kekaisaran ke berbagai penjuru galaksi, Republik Baru meminta keduanya membantu melindungi apa yang diperjuangkan Perlawanan. Film ini disebut mengembangkan relasi Din Djarin dan Grogu melalui petualangan berskala besar yang memadukan bentrokan, taruhan politik, dan eksplorasi di Batas Luar.

Film ini juga menghadirkan wajah baru yang tidak ada di serialnya. Sigourney Weaver bergabung sebagai Kolonel Ward dari Republik Baru, sementara Jeremy Allen White ikut masuk jajaran pemeran. Sejumlah karakter yang telah dikenal penonton dari serial disebut akan kembali muncul, termasuk Zeb. Selain itu, Martin Scorsese dikabarkan mengisi suara salah satu karakter pendukung, yang penampilannya sudah terlihat dalam trailer yang ditayangkan saat Super Bowl pada Februari 2026.

Produksi film ditangani Jon Favreau bersama Kathleen Kennedy, Dave Filoni, dan Ian Bryce. Ludwig Göransson kembali sebagai komposer, dengan skor yang disebut disusun ulang agar lebih sinematik untuk layar lebar. Soundtrack dijadwalkan tersedia di platform digital mulai 15 Mei 2026.

Pengambilan gambar dilakukan di California pada Agustus hingga Desember 2024 dan disebut memperoleh kredit pajak lebih dari 21 juta dolar dari negara bagian. Favreau menyatakan tetap menjaga kesinambungan estetika serial, termasuk melalui teknologi produksi virtual yang menjadi ciri visualnya.

Sebagai film panjang pertama dari waralaba The Mandalorian, karya ini disebut dirancang tetap mudah diakses sebagai cerita yang berdiri sendiri, meski masih terhubung dengan benang merah proyek lain di jagat Star Wars, termasuk serial Ahsoka.