BERITA TERKINI
LPKA Kelas II Ambon Gelar Pelatihan Seni Musik Dasar untuk Anak Binaan

LPKA Kelas II Ambon Gelar Pelatihan Seni Musik Dasar untuk Anak Binaan

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon menggelar pelatihan seni musik dasar bagi anak binaan pada Sabtu (14/3). Kegiatan yang berlangsung di ruang serba guna LPKA Kelas II Ambon ini diikuti sejumlah anak binaan sebagai bagian dari pembinaan keterampilan serta pengembangan minat dan bakat.

Pelatihan difasilitasi peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 3, Angel Latuputy. Dalam sesi tersebut, anak binaan diperkenalkan pada dasar-dasar musik, mulai dari pengenalan nada dan ritme hingga praktik sederhana memainkan alat musik.

Angel Latuputy mengatakan, pelatihan ini ditujukan untuk memberi ruang bagi anak binaan mengekspresikan diri melalui seni musik sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri. “Melalui pelatihan seni musik dasar ini, kami ingin membantu anak binaan mengenal musik sebagai sarana mengekspresikan diri, belajar disiplin, serta mengembangkan potensi yang mereka miliki,” ujarnya.

Salah satu anak binaan berinisial R mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman baru. “Saya senang bisa belajar musik di sini. Kami jadi tahu cara memainkan nada dan ritme dasar. Kegiatan seperti ini membuat kami lebih semangat belajar,” katanya.

Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, menyampaikan bahwa pelatihan semacam ini merupakan bagian dari program pembinaan yang terus dikembangkan untuk membekali anak binaan dengan keterampilan positif. “LPKA Ambon berkomitmen memberikan pembinaan yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga pengembangan keterampilan dan bakat. Kegiatan pelatihan seni musik ini menjadi salah satu sarana bagi anak binaan untuk mengembangkan kreativitas dan membangun karakter yang lebih baik,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, LPKA Ambon berharap anak binaan memperoleh pengalaman belajar yang bermanfaat serta memiliki bekal keterampilan positif yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat.