Situasi di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia kembali menjadi perhatian seiring munculnya pembahasan soal peluang Emil Audero untuk menjalani debut. Namun, dalam kondisi saat ini Maarten Paes masih disebut sebagai kiper utama.
Paes dinilai lebih memahami karakter lini pertahanan Timnas Indonesia yang tengah dibangun kembali oleh Patrick Kluivert bersama asistennya, Alex Pastoor. Di bawah arahan Pastoor, skema permainan disebut lebih dominan bertahan, sesuatu yang dianggap selaras dengan pemahaman Paes.
Selain faktor taktik, aspek chemistry juga menjadi pertimbangan. Ada risiko miskomunikasi apabila Emil Audero menjalani debut pada laga yang dinilai krusial.
Di sisi lain, lawan seperti China juga tidak dipandang enteng. Mereka disebut sempat memberi kejutan, termasuk akibat persoalan pemilihan pemain dan strategi pada laga pertama.
Di luar urusan teknis tim, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belakangan kerap menyinggung soal pemain keturunan. Ia menyatakan belum bisa berkomentar sebelum proses terkait pemain berjalan.
“Saya tidak bisa komentar sebelum prosesnya terjadi, saya juga tidak bisa komen mana pemain dipilih atau tidak karena itu kan prosesnya masing-masing,” ujar Erick.
Pembahasan diaspora pemain juga disebut tidak lagi hanya didominasi keturunan Belanda. Sejumlah nama dari Jerman mulai mencuat, salah satunya Reno Munz.
Reno Munz, bek tengah bernama lengkap Reno Morris Münz, disebut lahir di Jakarta pada 2 Oktober 2005. Meski kedua orang tuanya berkewarganegaraan Jerman, tempat kelahirannya di Jakarta dinilai membuka peluang baginya untuk memperkuat Timnas Indonesia tanpa melalui proses naturalisasi.
Reno memulai karier sepak bolanya di Akademi ST Fotuna Kong dan menjalani pembinaan selama 10 tahun. Pada 2022, ia bergabung dengan Bayer Leverkusen U-19 dan tampil dalam 38 pertandingan serta mencetak dua gol dari posisi bek tengah.
Performa tersebut kemudian menarik perhatian SPV Greuter Fürth, klub kasta kedua Liga Jerman, yang mengontraknya pada Juli 2024.

