Organisasi esports asal Eropa, OG Esports, dipastikan resmi bergabung dalam Indonesia Kings Laga (IKL) 2026. Kehadiran OG menambah daftar peserta di liga profesional Honor of Kings (HOK) Indonesia dan menjadi perhatian besar di skena kompetitif Tanah Air.
Kepastian tersebut terungkap dalam pemaparan rencana esports Honor of Kings sepanjang 2026 yang disampaikan Dean Huang, Game Producer Honor of Kings TiMi Studio Group. Presentasi itu berlangsung saat Grand Finals Honor of Kings Invitational 2026 Season 4 (KIS4) di GBK Basket Hall, Senayan, Jakarta, Minggu (8/2/2026).
Dalam sesi presentasi yang menampilkan daftar liga profesional Honor of Kings di berbagai regional untuk musim 2026, logo OG muncul pada bagian IKL. Logo tersebut ditampilkan berdampingan dengan sejumlah tim Indonesia, yang menandakan OG akan ikut meramaikan kompetisi HOK di Indonesia pada 2026.
Masuknya OG menjadi sorotan karena organisasi ini dikenal luas di kancah esports global, terutama melalui divisi Dota 2. OG juga tercatat sebagai salah satu tim yang menjuarai The International dua kali berturut-turut, prestasi yang membuat nama mereka identik dengan pencapaian besar dan strategi yang inovatif.
Ekspansi OG ke Honor of Kings Indonesia menunjukkan langkah mereka untuk memperluas kiprah di ranah mobile esports, khususnya di pasar Asia Tenggara. Pada saat yang sama, kehadiran organisasi internasional tersebut turut memperlihatkan bahwa IKL semakin dipandang sebagai liga kompetitif yang menjanjikan.
Di IKL 2026, OG akan bersaing dengan sejumlah tim yang disebut kembali tampil, yakni Alter Ego, Bigetron by Vitality, Dominator Esports, Kagendra, ONIC, RRQ, serta Vesakha. Dengan komposisi peserta tersebut, persaingan diperkirakan berlangsung semakin ketat.
Bergabungnya OG juga dinilai berpotensi menambah daya tarik kompetisi, termasuk dari sisi strategi permainan dan dinamika persaingan. Seiring meningkatnya perhatian terhadap IKL, penggemar esports Indonesia kini menantikan langkah OG dalam membangun roster serta sejauh mana mereka mampu bersaing melawan kekuatan lokal.

