Hilangnya secara tiba-tiba video musik “Bong Bong Bang Bang” dari YouTube memicu kebingungan di kalangan penonton. Video musik yang dibawakan grup 365—beranggotakan Isaac, Jun Pham, ST Son Thach, dan Will—sebelumnya tercatat telah ditonton lebih dari 600 juta kali.
Video tersebut dirilis pada 2016 dan diunggah melalui kanal VAA Entertainment, perusahaan yang didirikan Ngo Thanh Van. Lagu “Bong Bong Bang Bang” juga dikenal sebagai lagu tema film Tam Cam: The Untold Story (2016). Karya itu digubah oleh Only C, dengan dukungan Nguyen Phuc Thien dan Lou Hoang dalam proses produksi.
Berbicara kepada reporter surat kabar Dan Tri pada sore 10 Februari, Only C selaku penulis sekaligus produser lagu mengaku terkejut mendengar kabar video musik tersebut menghilang. Ia mengatakan sejak malam sebelumnya telah menghubungi pihak perusahaan Ngo Thanh Van dan para anggota 365, namun hampir tidak ada yang mengetahui penyebab kejadian itu.
“Saya bertanya pada Isaac, dan Will juga tidak tahu. Mantan perusahaan manajemen grup 365 mengatakan mereka sedang berusaha mencari cara untuk segera mengaktifkan kembali MV,” kata Only C.
Only C menilai ada kemungkinan kanal YouTube VAA sebagai pemilik video musik tersebut diretas. Ia menduga pihak lain menyusup ke kanal dan kemudian menyembunyikan atau menghapus video-video yang ada.
Menurutnya, VAA yang telah menghentikan operasional membuat kanal itu tidak lagi dikelola secara langsung, sehingga berisiko diretas, diganti namanya, dan konten lama dihapus. “Ada kemungkinan saluran tersebut diretas dan harus mengganti namanya, bukan Ngo Thanh Van yang menggantinya sendiri. Itulah sebabnya MV baru tersebut menghilang,” ujarnya.
Meski begitu, Only C menilai peluang pemulihan tetap cukup besar. Ia menyebut YouTube memiliki mekanisme dukungan ketika terjadi masalah, namun diperlukan perwakilan dari pihak perusahaan induk sebelumnya untuk berkoordinasi langsung dengan platform tersebut. “Jika semuanya diselesaikan dengan benar, saya yakin YouTube dapat mengembalikan lagu tersebut ke keadaan semula. Saat ini, mustahil untuk menentukan kapan saluran tersebut dapat dipulihkan,” katanya.
Mengenang perjalanan sekitar satu dekade lagu tersebut, Only C mengatakan saat menyusun “Bong Bong Bang Bang” ia hanya berharap bisa menghadirkan lagu tema yang ceria untuk membangun suasana menyenangkan bagi penonton. Namun, ia mengaku popularitasnya yang meluas di luar dugaan tim produksi.
“Setelah sekian tahun, saya memahami daya tarik abadi lagu ini. Saya masih memegang hak cipta, dan banyak perusahaan telah meminta izin untuk menggunakannya untuk iklan dan film. Ini menunjukkan bahwa lagu ini masih memiliki nilai,” kata Only C.
Saat ditanya mengenai pendapatan dari lagu yang telah meraih ratusan juta penayangan, Only C menyampaikan bahwa ia tidak memprioritaskan uang. Ia menjelaskan, sebagai penulis ia terutama menerima royalti, sementara pendapatan dari penayangan YouTube menjadi milik VAA sebagai pihak yang memiliki dan merilis video musik tersebut. “Saya tidak terlalu khawatir tentang nilai komersial sebuah lagu. Sejujurnya, saya tidak pernah benar-benar duduk untuk menghitung secara tepat berapa banyak uang yang telah dihasilkan sebuah lagu,” ujarnya.
Only C juga menyebut “Bong Bong Bang Bang” tetap menjadi kenangan baik baginya. Ia mengingat pada 2016, ketika lagu itu dirilis, namanya masih relatif belum dikenal di industri. “Saat itu, saya bukan siapa-siapa, dan saya harus bersyukur atas kesempatan yang saya miliki. Bahkan saat itu, jika Ngo Thanh Van meminta saya untuk menggubah musik tanpa dibayar, saya tetap akan menerimanya dengan senang hati,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya telah lama bekerja sama dengan Ngo Thanh Van dan menghargai hubungan kolaboratif tersebut. Menurut Only C, yang ia peroleh bukan hanya proyek yang sukses, tetapi juga kesempatan serta pelajaran profesional. “Dia memberi saya begitu banyak kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dan mengasah keterampilan saya. Itu adalah nilai-nilai yang tidak bisa diukur dengan uang,” katanya.

