Pemerintah Aceh menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana melalui jalur laut dengan menggunakan kapal cepat Expres Bahari. Bantuan tersebut berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Dinas Sosial, serta bantuan yang tersedia di Lanud Sultan Iskandar Muda.
Ketua Tim Penanggulangan Bencana Aceh, M Nasir, mengatakan tim telah memuat bantuan logistik pada Sabtu (29/11) malam untuk dikirim menuju Aceh Utara, Aceh Timur, dan Langsa. Pengiriman melalui laut direncanakan bersandar di dua pelabuhan, yakni Krueng Geukueh dan Kuala Langsa.
Menurut Nasir yang juga Sekretaris Daerah Aceh, upaya penanganan bencana dilakukan bersamaan dengan pendataan menyeluruh. Pendataan tersebut mencakup berbagai aspek, termasuk kebutuhan masyarakat serta kerusakan sarana dan prasarana, termasuk rumah.
Selain jalur laut, Pemerintah Aceh bersama TNI juga menyalurkan bantuan melalui jalur udara untuk menjangkau masyarakat yang masih terisolasi. Nasir menyebut data kerusakan dan jumlah warga yang dievakuasi akan membantu menentukan titik konsentrasi penanganan, sehingga penyaluran logistik dapat dipercepat.

