BERITA TERKINI
Pemkot Kupang Dorong Pawai Ogoh-ogoh Jadi Agenda Tahunan Wisata Religi

Pemkot Kupang Dorong Pawai Ogoh-ogoh Jadi Agenda Tahunan Wisata Religi

Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menyatakan pawai ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi berpotensi dikembangkan menjadi agenda tahunan wisata religi di daerah tersebut. Harapan itu disampaikan Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo saat menghadiri upacara tawur agung kesanga dan pawai ogoh-ogoh yang digelar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang, Rabu.

Christian menuturkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberi dampak bagi sektor pariwisata Kota Kupang. Ia menyebut sudah melihat kehadiran wisatawan dari luar yang turut menyaksikan pawai, dan berharap pada pelaksanaan berikutnya jumlah penonton semakin ramai.

Selain pariwisata, ia menilai pawai ogoh-ogoh juga membawa dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Menurutnya, meningkatnya aktivitas masyarakat yang menonton pawai dapat mendorong perputaran ekonomi melalui belanja di sekitar lokasi kegiatan.

Christian juga memaknai pawai ogoh-ogoh sebagai simbol keberanian untuk melawan dan memusnahkan sifat-sifat buruk dalam diri manusia, seperti amarah, keserakahan, ego, dengki, dan kebencian. Ia menekankan bahwa makna kegiatan tidak semata pada pemusnahan patung, melainkan refleksi untuk mengendalikan sisi negatif dalam diri.

Ia berharap perayaan Nyepi dapat menjadi momentum bagi umat untuk menemukan makna hidup melalui keheningan dan refleksi diri.

Sementara itu, Wakil Ketua PHDI Kota Kupang, I Gusti Ngurah Suarnawa, mengatakan tema Nyepi Tahun Baru Caka 1948/2026 adalah “Vasudhaiva Kutumbakam” Satu Bumi Satu Keluarga, Nusantara Harmoni Indonesia Maju. Menurutnya, tema tersebut menekankan pentingnya persaudaraan, toleransi, serta menjaga keseimbangan alam dan hidup bersama dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Suarnawa juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap kelancaran upacara dan pawai ogoh-ogoh, serta antusiasme masyarakat. Ia berharap rangkaian kegiatan itu membawa berkah kedamaian bagi semua pihak, alam, dan seluruh makhluk, khususnya di Kota Kupang.