Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut berupaya menunda kunjungan ke China sekitar satu bulan. Penyesuaian jadwal tersebut dilakukan karena Washington memprioritaskan koordinasi operasi militer serta memantau perkembangan perang Iran yang dinilai memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah.
Situasi konflik yang berlangsung turut memunculkan kekhawatiran bahwa agenda pertemuan antara Trump dan Presiden China Xi Jinping dapat terdampak. Dengan fokus pemerintahan AS yang beralih pada dinamika di Timur Tengah, rencana pertemuan tingkat tinggi itu disebut berpotensi mundur dari jadwal semula.

