JAKARTA — PSSI disebut telah mengajukan banding terkait kartu kuning yang diterima kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes. Upaya itu dilakukan menyusul potensi absennya Paes pada laga berikutnya setelah mengoleksi dua kartu kuning.
Dalam pemberitaan tersebut, Paes disebut menerima kartu kuning saat menghadapi Arab Saudi dan kartu kuning terbaru ketika melawan Bahrain. Akumulasi itu membuatnya terancam tidak bisa tampil pada pertandingan selanjutnya, yang disebut berpotensi terjadi saat Timnas Indonesia menghadapi China pada match day Juni 2025.
Paes menyampaikan bahwa dirinya kemungkinan diskors untuk pertandingan berikutnya, namun ia menyebut masih ada upaya yang sedang diperjuangkan. Pernyataan itu dikutip dari kanal YouTube FC Dallas.
“Sayangnya saya diskors untuk pertandingan berikutnya mungkin kita harus lihat mereka masih berjuang untuk itu mereka masih berjuang mereka mungkin sudah mendaftarkan dengan cara yang benar. Akan tetapi itu selalu pengalaman yang sangat luar biasa di sana,” ujar Paes, seperti dikutip dalam berita tersebut.
Banding yang disebut diajukan PSSI diarahkan pada kartu kuning kedua Paes yang dikaitkan dengan dugaan mengulur waktu saat laga melawan Bahrain. Dalam pemberitaan itu, PSSI berharap hukuman tersebut dapat diringankan sehingga Paes tetap bisa tampil pada laga berikutnya.
Selain itu, disebutkan pula bahwa PSSI telah menyiapkan opsi cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan Paes tidak bisa bermain.

