Ratusan nama petani di Kabupaten Jember dilaporkan hilang dari sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Kondisi ini tidak hanya memunculkan keluhan di tingkat lapangan, tetapi juga mendorong respons dari pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyatakan bergerak cepat setelah menerima laporan terkait hilangnya data tersebut. Langkah yang diambil difokuskan pada pembaruan data e-RDKK agar penyaluran pupuk subsidi tetap dapat diakses oleh petani yang berhak.
Hilangnya nama petani dari e-RDKK berpotensi menghambat pemenuhan kebutuhan pupuk subsidi. Karena itu, pembaruan data dilakukan sebagai upaya memastikan data penerima sesuai dan proses distribusi tidak terkendala.

