Bantaeng, 14 Maret 2026 — Suasana dini hari di RW 06 Ujung Labbu, tepatnya RT 01 Lospit Pangi, Kelurahan Lembang, tampak lebih semarak pada Sabtu (14/3/2026). Sejumlah remaja setempat berkeliling lorong permukiman untuk membangunkan warga sahur melalui kegiatan berdendang, bernyanyi, dan memainkan musik sederhana.
Kegiatan ini disebut menjadi tradisi tahunan yang dilakukan para remaja selama bulan suci Ramadhan. Dengan memanfaatkan alat-alat sederhana seperti ember, kaleng, dan peralatan lain yang menghasilkan bunyi ritmis, mereka berjalan dari satu lorong ke lorong lainnya sambil menyanyikan lagu-lagu bernuansa Ramadhan.
Tabuhan dan nyanyian yang terdengar di sepanjang lorong menjadi penanda waktu sahur bagi masyarakat setempat. Warga yang mendengar iringan tersebut terlihat mulai menyalakan lampu rumah dan bersiap untuk makan sahur bersama keluarga.
Ketua RT 01 RW 06 Ujung Labbu, Syamsuddin, mengatakan kegiatan itu merupakan inisiatif remaja di wilayahnya. Menurutnya, para remaja ingin berpartisipasi memeriahkan Ramadhan sekaligus membantu warga yang mungkin masih terlelap agar tidak melewatkan waktu sahur.
Syamsuddin menyebut kegiatan berlangsung tertib dan tetap memperhatikan kenyamanan lingkungan. Para remaja berjalan berkelompok menyusuri lorong-lorong di wilayah Lospit Pangi sambil bernyanyi dan memainkan musik secara sederhana.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian para remaja di lingkungan kami. Mereka secara sukarela berkeliling lorong untuk membangunkan warga sahur dengan cara yang meriah namun tetap positif,” ujar Syamsuddin.
Selain membantu warga, kegiatan tersebut juga dinilai menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemuda dan masyarakat. Sejumlah warga tampak menyapa serta memberi dukungan saat para remaja melintas. Dini hari yang biasanya sunyi pun berubah lebih hidup dengan irama musik sederhana dan lantunan nyanyian.
Syamsuddin berharap tradisi ini dapat terus dipertahankan selama Ramadhan dengan tetap menjaga ketertiban dan saling menghargai kenyamanan warga.

