Nama Romi The Jahat ramai diperbincangkan dan menjadi salah satu kata kunci yang banyak dicari di Google pada hari ini. Musisi punk yang dikenal dengan nama panggung Romi Jahat itu dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 10 Februari 2026.
Kabar duka tersebut pertama kali disampaikan melalui akun Instagram resmi @rtjofficial. Dalam unggahan itu, band Romi and The Jahats mengonfirmasi bahwa vokalis mereka, Romi Jahat, yang memiliki nama asli Adie Indra Dwiyanto, telah berpulang. Pihak band tidak menyampaikan penjelasan rinci mengenai penyebab wafatnya.
“Rest in Power Babeh @romi.jahats (Adie Indra Dwiyanto). Romi Jahat babeh kami, sahabat kami, saudara kami telah berpulang,” tulis akun Romi and The Jahats dalam unggahan duka yang disertai dua foto monokrom almarhum.
Foto pertama memperlihatkan Romi Jahat mengenakan peci dan serban, menghadap mikrofon dari sisi samping. Sementara foto kedua menampilkan Romi Jahat dengan peci dan serban menghadap ke depan, dengan raut wajah serius saat berada di atas panggung.
Dalam unggahan yang sama, Romi and The Jahats menyampaikan terima kasih atas dedikasi Romi Jahat selama berkarya di industri musik Indonesia. “Terima kasih atas semua cinta dan dukungan yang kalian berikan selama ini. Al-fatihah,” tulis mereka.
Hingga artikel ini disusun, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 186 ribu pengguna Instagram dan memuat sekitar 14.500 komentar. Banyak warganet menyampaikan duka cita atas kepergian Adie Indra Dwiyanto yang dikenal luas sebagai Romi Jahats.
Kabar wafatnya Romi The Jahat turut memicu respons dari sejumlah musisi. Rebellion Rose menuliskan ungkapan penghormatan, “Selamat jalan legenda terima kasih telah menciptakan karya-karya terbaik dari hatimu yang langsung menyerang dan hidup bersemayam dihati kami hingga hari ini dan selamanya.”
Ucapan duka juga disampaikan MCPR melalui kolom komentar. “Selamat jalan babeh @romi.jahats Terima kasih untuk semua goresan karyamu. Kami belajar banyak darimu. Karyamu abadi,” tulisnya.
Romi The Jahat dikenal sebagai figur berpengaruh dalam perkembangan skena musik punk Indonesia. Ia aktif bermusik sejak akhir 1990-an dan disebut menjadi salah satu pelaku penting pada fase awal kebangkitan kultur punk di Tanah Air.
Nama Romi mulai dikenal luas ketika menjadi vokalis band punk Marjinal pada 1997. Saat itu, Marjinal diperkuat Mike pada gitar, Bob OI! pada bass, dan Steve sebagai drummer. Bersama formasi tersebut, Romi menjadi bagian dari periode awal yang mengantarkan Marjinal dikenal sebagai salah satu band punk yang disegani di Indonesia.
Selama berkarya bersama Marjinal, Romi dikenal lewat lirik-lirik yang tajam dan sarat kritik sosial. Gaya bermusiknya kerap menegaskan identitas punk sebagai medium perlawanan terhadap ketidakadilan sosial.
Setelah lebih dari satu dekade bersama Marjinal, Romi menempuh jalur baru. Pada 2008, ia mendirikan band Romi & The Jahats, yang sempat dikenal dengan nama Romy and The Bad Boy pada Juni 2009. Sejak itu, kiprahnya bersama Romi & The Jahats semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu ikon punk Indonesia dengan karya-karya yang lantang dan memuat pesan sosial.

