Band pop asal Bogor, Starrducc, memperluas jangkauan ke pasar internasional lewat perilisan eksklusif di Jepang bersama label P-Vine Records. Dua EP mereka yang rilis pada 2023, starrducc dan starrducc II, kini dikemas ulang menjadi album kompilasi bertajuk Introducction.
Rilisan tersebut tidak hanya hadir secara digital, tetapi juga menjadi piringan hitam pertama Starrducc. Vinyl Introducction disebut ludes dalam waktu satu minggu sejak masa pre-order dibuka, termasuk kuota impor ke Indonesia.
Menurut Adji, pemain bas Starrducc, awal mula peluang rilis di Jepang bermula dari kaset dua EP mereka yang beredar di Indonesia dan kemudian didistribusikan ke To'morrow Records, salah satu toko musik di Jepang. Dari sana, band ini menyerahkan materi terbaru kepada pemilik toko dan mendapat respons positif.
Adji mengatakan pihak toko kemudian menawarkan perilisan diskografi Starrducc dalam beberapa format. Salah satunya piringan hitam berisi EP pertama dan kedua, serta CD yang memuat seluruh diskografi Starrducc berjumlah 18 lagu. CD tersebut dijadwalkan rilis eksklusif di Jepang pada 19 Desember 2025.
P-Vine Records dikenal sebagai label yang berdiri sejak 1976 dan pernah merilis karya dari sejumlah musisi, antara lain Alvvays, Beach Fossils, Hazel English, hingga Vansire. Untuk rilisan vinyl Introducction, terdapat tambahan bonus charm serta desain dengan Obi-strip khas rilisan Jepang.
Vokalis utama Starrducc, Mirakei, menyebut bandnya tidak menyangka sekaligus senang dapat dirilis oleh label Jepang, terlebih karena ini menjadi pengalaman pertama mereka merilis piringan hitam.
Starrducc digawangi oleh Adji dan Bani (dari The Jansen), Mirakei, serta Andreas dan Daniel. Mereka dikenal lewat warna musik pop yang dreamy dan ringan. Sejumlah lagu seperti 15.000 Langkah dan Bianglala disebut menjadi favorit di kalangan pendengar musik indie.
Setelah perilisan vinyl dan CD eksklusif di Jepang, Starrducc dan P-Vine Records juga dijadwalkan merilis EP terbaru pada 19 Desember 2025. Single perdananya berjudul Hujan Poyan, namun untuk sementara hanya tersedia di Jepang. Andreas sempat berkelakar soal kemungkinan tur ke Jepang tahun depan.