BERITA TERKINI
Tradisi Tabuh Bambu dan Bedug ke-18 Digelar di Berastagi, Libatkan 500 Peserta dan Dihadiri Forkopimda Karo

Tradisi Tabuh Bambu dan Bedug ke-18 Digelar di Berastagi, Libatkan 500 Peserta dan Dihadiri Forkopimda Karo

Suara bambu yang dipukul bertalu-talu berpadu dengan dentuman bedug menggema di kawasan Open Stage Taman Mejuah Juah, Berastagi, Kamis (19/03/2026) pagi. Irama bernuansa religi itu menandai dimulainya kegiatan Tabuh Bambu dan Bedug ke-18 Tahun 1447 H, tradisi tahunan yang rutin digelar setiap Ramadan di Kabupaten Karo.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini diikuti sekitar 500 peserta. Mereka terdiri dari muda-mudi remaja masjid se-Kabupaten Karo yang menampilkan kreativitas tabuhan bambu dan bedug, menghadirkan suasana Ramadan yang meriah sekaligus memperkuat kebersamaan.

Acara turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo, di antaranya Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, Kapolres Tanah Karo yang diwakili Wakapolres Kompol Gering Damanik, S.H, Dirut Perumda Tirtanadi Ardian Surbakti, Kadis Budporapar Karo Jummi Antomi Kemit, S.STP, Kakan Kemenag Kabupaten Karo Drs. H. Safaruddin, MA, Camat Berastagi Izin Gurusinga, SE, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan apresiasi kepada panitia festival Tabuh Bambu dan Bedug. Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Karo.

Untuk memastikan rangkaian acara berjalan aman dan tertib, Polres Karo melakukan pengamanan di sekitar lokasi kegiatan. Personel kepolisian disiagakan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama acara berlangsung.

Wakapolres Karo Kompol Gering Damanik menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai positif, terutama dalam membangun semangat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk membangun kreativitas generasi muda sekaligus mempererat silaturahmi antar remaja masjid. Polres Karo tentunya mendukung dengan memberikan pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujar Kompol Gering Damanik.

Ia menegaskan kehadiran kepolisian dalam kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan untuk memastikan setiap kegiatan publik dapat berlangsung dengan tertib dan kondusif.