BERITA TERKINI
Video Musik 'Bong Bong Bang Bang' Tak Lagi Tersedia di YouTube Setelah Kanal Pengunggah Ditutup

Video Musik 'Bong Bong Bang Bang' Tak Lagi Tersedia di YouTube Setelah Kanal Pengunggah Ditutup

Video musik “Bong Bong Bang Bang” yang selama ini dikenal luas dan telah mengumpulkan lebih dari 600 juta penayangan dilaporkan tidak lagi dapat diakses di YouTube. Sejumlah warganet menemukan bahwa tautan lama video tersebut kini hanya menampilkan pemberitahuan “Video tidak tersedia”.

Hilangnya video musik itu dipastikan bukan disebabkan oleh persoalan hak cipta atau pelanggaran konten. Penyebabnya adalah kanal yang mengunggah versi asli, 365daband, telah ditutup. Ketika kanal berhenti beroperasi, seluruh video yang terkait di dalamnya otomatis menjadi tidak dapat diakses.

Saat ini, versi lain “Bong Bong Bang Bang” yang masih dapat ditemukan di YouTube berasal dari kanal Yeah1 Music. Video tersebut dirilis sekitar sembilan tahun lalu dan telah ditonton lebih dari 42 juta kali.

“Bong Bong Bang Bang” dirilis pada 2016 sebagai bagian dari proyek promosi film “Tam Cam: The Untold Story” yang diproduseri Ngo Thanh Van. Lagu ini digubah oleh Only C, dengan dukungan musisi Nguyen Phuc Thien dan Lou Hoang.

Sejak awal perilisannya, lagu ini cepat menarik perhatian berkat melodi ceria, ritme yang lincah, serta lirik sederhana yang mudah diingat. Nuansa dongeng dalam lagunya dinilai cocok untuk anak-anak. Koreografi grup 365 dalam video musiknya juga kerap dipuji karena terlihat lucu dan mudah dipelajari.

Dalam enam bulan pertama setelah dirilis, video musik tersebut sempat menembus 100 juta penayangan—angka yang disebut langka di pasar musik Vietnam pada masa itu. Seiring waktu, “Bong Bong Bang Bang” kemudian dijuluki sebagai salah satu lagu hit nasional dan menjadi lagu yang akrab diputar di banyak keluarga, terutama yang memiliki anak kecil.

Di balik popularitasnya, proses pembuatan lagu ini disebut terjadi dalam situasi yang tidak biasa. Jun Pham mengungkapkan bahwa produksi “Bong Bong Bang Bang” berlangsung pada periode sensitif ketika grup 365 sedang mempertimbangkan untuk bubar, sementara tiap anggota mulai menyiapkan rencana masing-masing.

Menurut penuturan itu, para anggota 365 awalnya tidak terlalu antusias saat menerima demo, karena menganggapnya sebagai lagu anak-anak dan tidak sejalan dengan arah musik yang mereka inginkan. Mereka hanya merekamnya sekali. Ketika mendapat masukan dari Ngo Thanh Van bahwa hasil rekaman belum cukup baik, para anggota tidak melakukan rekaman ulang, melainkan mengganti nama file menjadi “Bong Bong Bang Bang 2” dan mengirimkannya kembali.

Dari sisi produksi video musik, grup disebut tidak memasang ekspektasi tinggi. Berbeda dari proyek-proyek sebelumnya yang dikatakan menghabiskan biaya besar, “Bong Bong Bang Bang” dibuat dengan anggaran puluhan juta dong, memanfaatkan kostum dan latar yang sudah tersedia dari film.

Isaac sebelumnya juga menyatakan bahwa grup 365 tidak memiliki hak cipta atas lagu tersebut dan tidak menerima keuntungan dari jumlah penonton “Bong Bong Bang Bang”. Keuntungan dari lagu itu disebut menjadi milik organisasi lain.