Vingroup memperkenalkan V-Film sebagai studio yang bergerak di bidang produksi dan distribusi film layar lebar serta program televisi. Studio baru ini diarahkan untuk berinvestasi jangka panjang pada film-film sejarah dan budaya Vietnam berskala besar, dengan target mencapai standar produksi internasional.
Selain memproduksi konten, V-Film menyatakan ambisi untuk berkontribusi dalam membangun industri film Vietnam yang profesional, modern, dan terintegrasi secara internasional. Perusahaan juga menargetkan terbentuknya ekosistem yang menghubungkan sumber daya kreatif dari dalam dan luar negeri.
Proyek perdana V-Film adalah serial sejarah tentang Dinasti Tran, yang menggambarkan periode Dong A, termasuk tiga perang perlawanan melawan penjajah Yuan-Mongol, serta dinamika transisi kekuasaan dan pilihan-pilihan besar yang memengaruhi nasib bangsa.
Menurut rencana yang disampaikan, naskah musim pertama telah rampung dengan total 10 episode. Proyek kini berada pada tahap pemilihan pemeran, sementara proses syuting diperkirakan dimulai pada Juli 2026. Musim pertama dijadwalkan tayang perdana pada Desember tahun ini.
Dalam pengembangannya, V-Film didampingi dewan penasihat yang terdiri dari sejarawan Vietnam terkemuka, pakar budaya, dan penasihat akademis. Keterlibatan para ahli disebut untuk memastikan ketepatan tonggak sejarah dan kedalaman budaya, sekaligus menegaskan komitmen studio dalam menghormati serta mempromosikan sejarah dan budaya nasional.
Di luar dukungan para ahli, V-Film juga menyiapkan tim produksi profesional yang memiliki pengalaman di industri film internasional, serta menggandeng generasi sutradara muda Vietnam. Studio ini juga berencana memperluas kolaborasi dengan mitra internasional guna meningkatkan kualitas karya dan mendorong kisah-kisah sejarah serta budaya Vietnam masuk lebih dalam ke industri film global.
V-Film menyebut proyek-proyeknya akan diarahkan untuk berkembang menjadi beberapa musim dan ekosistem konten multi-platform. Naskah akan memadukan unsur sejarah, drama, dan psikologi karakter, disertai pendekatan sinematik modern untuk menjaga identitas Vietnam sekaligus meningkatkan aksesibilitas ke pasar internasional.
Direktur Jenderal V-Film, Tran Duc Viet, menyampaikan bahwa perhatian dunia terhadap Vietnam selama ini baru mencakup aspek tertentu. “Dunia baru-baru ini mengenal keindahan pemandangan dan kuliner Vietnam, tetapi belum sepenuhnya memahami keindahan jiwa kami serta kedalaman sejarah dan budaya kami,” ujarnya.