JAKARTA — Kabar duka datang dari skena musik punk Indonesia. Adie Indra Dwiyanto, yang dikenal dengan nama panggung Romi Jahat, dikabarkan meninggal dunia. Romi merupakan pentolan band Romi & The Jahats (RTJ) sekaligus eks vokalis Marjinal.
Kabar tersebut dikonfirmasi melalui akun Instagram resmi Romi & The Jahats. Dalam unggahan yang dikutip Selasa, 10 Februari, RTJ menuliskan, “Rest in Power Babeh Romi Jahat.”
Dalam keterangan unggahan itu, pihak band juga menyampaikan ungkapan duka. “Romi Jahat babeh kami, sahabat kami, saudara kami telah berpulang. Terima kasih atas semua cinta dan dukungan yang kalian berikan selama ini,” tulis mereka.
Hingga kini, tidak ada penjelasan rinci mengenai penyebab meninggalnya Romi. Namun, pada Januari lalu RTJ sempat mengumumkan pembatalan jadwal manggung karena kondisi kesehatan sang vokalis. “Kami terpaksa absen menyapa kalian. Hal ini dikarenakan kondisi kesehatan fisik vokalis kami saat ini tidak memungkinkan untuk tampil dan membutuhkan perawatan lebih lanjut,” tulis pihak band saat itu.
Romi Jahat dikenal sebagai salah satu sosok berpengaruh di skena punk Tanah Air, dengan perjalanan musik yang membentang hampir tiga dekade. Namanya lebih dulu dikenal sebagai frontman Marjinal pada era 1990-an.
Setelah keluar dari Marjinal, Romi melanjutkan kiprah bermusiknya dengan membentuk Romi & The Jahats pada 2008. Selama 18 tahun berkarya, RTJ merilis lima album penuh, mulai dari “Film Murahan” yang dirilis pada 2011 hingga “Teman” yang diluncurkan tahun lalu.
Kepergian Romi Jahat meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, serta komunitas musik punk Indonesia yang selama ini tumbuh bersama karya dan semangat yang ia suarakan melalui musik.

