BERITA TERKINI
Vokalis Romi & The Jahats Romi Jahat Meninggal Dunia, Skena Punk Indonesia Berduka

Vokalis Romi & The Jahats Romi Jahat Meninggal Dunia, Skena Punk Indonesia Berduka

Vokalis band punk rock Romi & The Jahats (RTJ), Romi Jahat, meninggal dunia pada Selasa, 10 Februari 2026. Romi Jahat memiliki nama asli Adie Indra Dwiyanto dan dikenal luas di skena punk Indonesia sebagai sosok yang vokal, lugas, serta konsisten menyuarakan perlawanan melalui musik.

Kabar duka tersebut mengejutkan banyak pihak, terutama komunitas musik punk yang tumbuh bersama karya-karyanya. Selama bertahun-tahun, Romi dikenal tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi juga menyampaikan keresahan sosial lewat lirik-lirik yang jujur dan tajam.

Informasi meninggalnya Romi Jahat dikonfirmasi melalui unggahan di akun Instagram Romi & The Jahats. Dalam unggahan itu, pihak band menyampaikan duka mendalam. “Rest in Power Babeh @romi.jahats (Adrie Indra Dwiyanto). Romi Jahat, Babeh kami, sahabat kami, saudara kami telah berpulang,” tulis mereka.

Unggahan tersebut dibanjiri ucapan belasungkawa dari penggemar, musisi, hingga pegiat skena independen. Banyak yang mengenang Romi sebagai pribadi yang rendah hati, vokal, dan kerap dianggap berpihak pada kaum kecil. Pihak band juga menyampaikan terima kasih kepada para pendukung. “Terima kasih atas semua cinta dan dukungan yang kalian berikan selama ini. Al-Fatihah,” lanjut mereka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab wafatnya Romi Jahat. Namun, kondisi kesehatannya sempat menjadi perhatian dalam beberapa waktu terakhir. Sekitar tiga pekan sebelum kabar duka muncul, Romi & The Jahats mengumumkan pembatalan sejumlah agenda manggung karena kondisi fisik sang vokalis dilaporkan menurun dan membutuhkan perawatan.

Pada 15 Januari 2026, pihak band menyampaikan permohonan maaf kepada penggemar karena membatalkan tiga penampilan pada rentang 1–14 Februari 2026, yakni di Orange Kota Hujan Fest (Bogor), Hellprint (Bandung), dan Bareng-Bareng Nih (Tangerang Selatan). “Kami terpaksa absen menyapa kalian. Hal ini dikarenakan Kondisi kesehatan fisik vokalis kami (Babeh @Romi Jahat) saat ini tidak memungkinkan untuk tampil dan membutuhkan perawatan lebih lanjut,” tulis mereka saat itu.

Adie Indra Dwiyanto dikenal sebagai salah satu figur penting dalam sejarah skena punk Indonesia. Ia aktif di dunia musik sejak akhir 1990-an dan menjadi saksi sekaligus pelaku berkembangnya kultur punk di Tanah Air. Namanya mulai dikenal luas ketika menjadi vokalis awal band punk Marjinal pada 1997, bersama Mike (gitar), Bob OI! (bass), dan Steve (drum).

Setelah keluar dari Marjinal, Romi tetap berkarya. Pada 2008, ia membentuk Romi & The Jahats, band yang disebut lahir dari kegelisahan personal dan sosial. Berbasis di Ragunan, Jakarta Selatan, RTJ dikenal lewat musik punk rock yang lugas, jujur, dan sarat kritik sosial.

Romi & The Jahats digawangi oleh Romi Jahat (vokal), Dedis TJ/Ableh (gitar), Chobex (bass), serta Panca/Imam (drum). Sepanjang perjalanan, band ini juga mengalami rotasi personel, di antaranya PJ (bass), Snot (gitar), dan Ray (drum).

Selama hampir 18 tahun berkarya, Romi & The Jahats merilis lima album penuh. Album perdana mereka, Film Murahan, dirilis pada 2011, sementara album terakhir, Teman, meluncur pada 10 April 2025. Sejumlah lagu seperti “Film Murahan” dan “Jauh Sebelum Kau Dilahirkan” dikenal sebagai karya yang lekat dengan identitas band yang keras, jujur, dan membumi.

Kepergian Romi Jahat meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, dan komunitas punk Indonesia. Bagi banyak orang di skena tersebut, Romi dikenang sebagai musisi yang menjadikan musik sebagai medium kritik sosial, sekaligus bagian dari perjalanan panjang punk di Indonesia.