Pelaksanaan Tumbilotohe Underwater 2026 digelar di Pantai Olalo, Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Minggu (15/03/2026) malam. Kegiatan tersebut turut dihadiri Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo.
Acara dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah RH. Dalam sambutannya, ia menyampaikan dukungan pemerintah daerah untuk pelaksanaan kegiatan tersebut ke depan.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, mengatakan dukungan itu diarahkan agar Tumbilotohe Underwater dapat diwacanakan sebagai agenda tahunan.
“Tadi sudah disampaikan ibu wagub bahwa ini akan menjadi agenda tahunan kita,” ujar Sultan kepada awak media.
Ia berharap penyelenggaraan pada tahun berikutnya dapat dibuat lebih besar dan lebih meriah, dengan jumlah personel yang lebih banyak serta lokasi yang dinilai lebih dekat dengan sarana dan prasarana pariwisata daerah.
Menurutnya, dengan dukungan pemerintah daerah, Tumbilotohe Underwater diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata di Gorontalo. Sultan juga menyinggung kolaborasi yang baru dilakukan dan berharap perencanaan bisa dilakukan lebih awal pada tahun depan agar penyelenggaraan semakin meriah.
Sementara itu, salah satu warga yang menyaksikan langsung kegiatan tersebut, Nisa, mengaku baru pertama kali melihat Tumbilotohe Underwater. Ia mengetahui informasi kegiatan melalui media sosial dan datang bersama sahabat-sahabatnya.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 28 penyelam terlibat menyalakan lampu di bawah laut. Tumbilotohe Underwater disebut telah digelar untuk ketujuh kalinya dan mulai dilaksanakan sejak 2020.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Lanal Gorontalo bekerja sama dengan komunitas selam Wawahea Gorontalo Comunity (WGC) dan Edudive UNG. Aksi pemasangan lampu di bawah laut menjadi bagian dari dukungan terhadap Festival Tumbilotohe yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

