Wijaya 80 berkolaborasi dengan Sal Priadi dalam lagu terbaru berjudul Bulan Bintang, Garis Menyilang yang dirilis pada momen Idulfitri 2026. Lagu ini mengangkat tema cinta kasih, terinspirasi dari kisah lintas keyakinan serta keberanian untuk tetap bertahan.
Karya tersebut ditulis bersama oleh personel Wijaya 80, yakni Ardhito Pramono, Erikson Jayanto, dan Hezky Joe, bersama Sal Priadi. Lagu ini dibuka dengan alunan musik yang disebut sarat nilai keilahian, sementara liriknya hadir dengan kontras yang terasa menghujam.
Premis Bulan Bintang, Garis Menyilang disebut berangkat dari kisah yang sedang dialami salah satu personel Wijaya 80. Erikson Jayanto yang juga bertindak sebagai produser menyampaikan, dari sejumlah lagu yang diciptakan bersama, karya ini menjadi yang paling mengena baginya.
Erikson juga mengatakan Sal Priadi menunjukkan ketertarikan kuat pada lagu tersebut hingga mendorongnya menjadi proyek kolaborasi. “Sal sangat tersentuh sama lagu ini. Dia sangat ngejar lagu ini untuk dijadikan proyek kolaborasi kita. Entah kenapa, untuk lagu satu ini, Sal tidak mau melewatkannya dan kami sepakat,” ujar Erikson.
Menurut Ardhito, lagu ini tidak hanya menampilkan sisi tragis dari cinta dengan latar perbedaan. Ia menilai tema yang dibawakan penting karena masih kerap menjadi pembahasan yang tidak selesai dan perlu dipahami dengan lebih baik, terlebih ia pernah berada dalam situasi serupa.

