BERITA TERKINI
20 Talempong SMAN 1 Pariaman Hilang, Kerugian Ditaksir Rp 9,6 Juta

20 Talempong SMAN 1 Pariaman Hilang, Kerugian Ditaksir Rp 9,6 Juta

Kasus pencurian aset pendidikan kembali terjadi di Kota Pariaman. Sebanyak 20 unit alat musik tradisional talempong milik SMA Negeri 1 Pariaman dilaporkan hilang dari ruang penyimpanan sekolah, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 9,6 juta.

Kapolsek Kota Pariaman AKP Hijrul Aswad mengatakan, laporan kehilangan tersebut diterima pihak kepolisian pada Jumat (10/4/2026). “Atas kejadian itu, pihak sekolah ditaksir mengalami kerugian materiil sekitar Rp 9,6 juta. Saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan intensif,” ujar Hijrul, Senin (13/4/2026).

Berdasarkan keterangan kepolisian, talempong yang hilang merupakan instrumen logam yang disimpan di dalam lemari besi di ruang kepala sekolah, berlokasi di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah.

Kehilangan baru diketahui pada Rabu (8/4/2026) pagi, ketika staf sekolah hendak menggunakan alat musik tersebut. Saksi Puput Novelis (30), seorang pegawai P3K, mendapati lemari besi tempat penyimpanan dalam keadaan kosong.

Kepala SMAN 1 Pariaman, Zulfahmi (59), melaporkan kejadian itu ke polisi dan telah memberikan keterangan kepada penyidik untuk membantu proses penelusuran aset yang hilang.

Polisi masih mendalami kemungkinan talempong tersebut dijual kembali, termasuk ke pasar gelap atau kepada pihak yang menadah barang antik maupun logam. Selain memeriksa saksi dari internal sekolah, termasuk petugas kebersihan, penyidik juga mengumpulkan keterangan terkait aktivitas keluar-masuk barang di lingkungan sekolah.

“Kami sedang mengumpulkan bahan keterangan untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas hilangnya aset negara ini,” kata Hijrul.