BERITA TERKINI
Agenda Wisata Yogyakarta Juni 2026: Dari Nyadran hingga ARTJOG dan Jogja Marathon

Agenda Wisata Yogyakarta Juni 2026: Dari Nyadran hingga ARTJOG dan Jogja Marathon

Yogyakarta menyiapkan rangkaian agenda wisata sepanjang Juni 2026, mulai dari tradisi budaya, pameran seni, konser musik, hingga ajang lari. Sejumlah kegiatan digelar di berbagai lokasi, termasuk Gunungkidul dan kawasan Prambanan.

Agenda seni dan budaya

Tradisi Nyadran Gadean Gunung Gentong dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 2 Juni 2026 di Kalurahan Ngalang, Gunungkidul. Nyadran ini disebut telah dilaksanakan turun-temurun dan terus dipertahankan hingga kini.

Berikutnya, Moekti Diri – Forest Wellness Experience akan digelar pada 13–14 Juni 2026. Program 2 hari 1 malam ini mengajak peserta menjalani perjalanan wellness di Kawasan Biosfer Menoreh, dengan kegiatan seperti grounding, journaling, hingga art healing activities yang dikaitkan dengan kearifan budaya Jawa.

Di wilayah pesisir Gunungkidul, upacara adat Labuhan Pantai atau sedekah laut direncanakan pada 15 Juni 2026 di Pantai Kukup dan Pantai Baron. Tradisi yang rutin dilakukan nelayan dan pedagang ini menjadi wujud rasa syukur atas rezeki hasil laut sekaligus permohonan keselamatan, yang biasanya diselenggarakan pada momen Malam Satu Suro atau bulan Muharram.

Sementara itu, pameran seni kontemporer berskala internasional ARTJOG 2026 akan berlangsung pada 19 Juni–30 Agustus 2026 di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Mengusung tema “ARS LONGA: GENERATIO”, ARTJOG 2026 menitikberatkan dialog dan relevansi seni lintas generasi. Tiket masuk dipatok Rp80 ribu untuk dewasa dan Rp50 ribu untuk anak usia 6–15 tahun.

Agenda konser dan pertunjukan musik

Untuk penikmat konser, D’Freshtival Vol.3 Jogja Rockphonic dijadwalkan pada 13 Juni 2026 di Stadion Kridosono Yogyakarta. Pertunjukan ini menggabungkan aransemen rock dengan sentuhan orkestra, visual, serta elemen budaya lokal. Harga tiket disebut mulai Rp240 ribu per orang.

Pada tanggal yang sama, 13 Juni 2026, Fistfest Belantara Bermusik atau FISIP Twisted Festival bertema “Belantara Bermusik” akan digelar di Stadion Mandala Krida. Sejumlah penampil yang tercantum antara lain The SIGIT, Sore, The Panturas, Alkatiri, Efek Rumah Kaca, Skandal, dan lainnya.

Di kawasan Candi Prambanan, Keroncong Pelesiran Satu Dekade akan berlangsung selama dua hari, 13–14 Juni 2026. Acara ini digelar untuk menandai satu dekade perjalanan Keroncong Pelesiran, dengan penampil yang disebut antara lain David Bayu, Kunto Aji, Is Pusakata, dan Okky Kumala Sari.

Agenda lain, Rituals, dijadwalkan pada 26 Juni 2026 di JNM Bloc, Yogyakarta. Acara ini disebut sebagai ruang kreatif publik untuk mendukung eksplorasi lintas disiplin seni, dengan Nadin Amizah tercantum sebagai penampil. Tiketnya berkisar Rp125 ribu per orang.

Agenda lari

Bagi pelari, Kalijaga Fun Run berjarak 5K akan diselenggarakan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 6 Juni 2026 di lingkungan kampus. Mengusung tema “Run For Empowerment, Run For The Future”, biaya registrasi tercantum Rp185 ribu per orang, dengan fasilitas seperti running jersey, medali, nomor BIB, refreshment, dokumentasi, dan doorprize.

Samirun juga tercantum sebagai bagian dari MIGUNANI Festival yang diselenggarakan PT BPR Bank Daerah Gunungkidul. Ajang ini menawarkan rute 3K dan 5K di Kawasan Wisata Goa Pindul, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul. Dalam data yang tersedia, acara ini tertulis berlangsung pada 14 Juni 2025, dengan biaya mulai Rp135 ribu serta fasilitas antara lain jersey resmi, medali, asuransi, BIB number, refreshment, kontribusi penanaman pohon, dan lainnya.

Agenda lari utama lainnya adalah Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 yang dijadwalkan pada 21 Juni 2026 di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta. Mengusung tema “Accelerate Your Limit, Embrace the Culture,” ajang tahunan ini melombakan kategori 5K, 10K, Half Marathon, hingga Full Marathon.

Dengan beragam pilihan kegiatan yang tersebar sepanjang Juni 2026, wisatawan dapat menyesuaikan rencana kunjungan ke Yogyakarta sesuai minat, baik untuk menikmati tradisi, pameran seni, konser, maupun mengikuti event lari.