Kabar duka datang dari Catherine O’Hara, aktris film dan serial Hollywood yang dikenal luas lewat perannya sebagai ibu Kevin dalam film Home Alone. Catherine O’Hara dilaporkan meninggal dunia pada usia 71 tahun.
Menurut penjelasan manajer, O’Hara meninggal karena sakit. Laman People menyebut Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles menerima panggilan sekitar pukul 4.48 waktu setempat. O’Hara disebut mengalami kesulitan bernapas saat dibawa dari rumahnya.
Untuk mengenang kiprahnya, berikut sejumlah film dan serial yang menampilkan Catherine O’Hara, termasuk peran-peran yang paling lekat di ingatan penonton.
1. Second City Television (SCTV) (1976–1984)
Melalui SCTV, Catherine O’Hara membangun fondasi kariernya sebagai komedian. Dalam serial sketsa ini, ia memerankan beragam karakter dengan aksen dan kepribadian berbeda, yang memperlihatkan fleksibilitas aktingnya.
Keterlibatannya di SCTV turut mengukuhkan namanya dalam dunia komedi alternatif. Sejumlah gaya humor dan karakter yang ia bawakan kemudian menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya pada dekade berikutnya.
2. Nothing Personal (1980)
Dalam film televisi Nothing Personal, Catherine O’Hara tampil dalam nuansa yang lebih serius dibanding karya-karya komedinya. Ia berperan sebagai karakter pendukung dengan penekanan emosi yang kuat.
Peran ini menunjukkan kemampuannya di luar komedi, dengan pendekatan drama yang lebih subtil dan realistis.
3. Beetlejuice (1988)
Nama Catherine O’Hara semakin dikenal lewat Beetlejuice. Ia memerankan Delia Deetz, seorang seniman eksentrik dengan gaya bicara tajam dan kepribadian teatrikal.
Karakter Delia menjadi salah satu peran yang paling dikenang, memadukan humor absurd dengan tampilan visual yang kuat hingga lekat dalam budaya pop.
4. Home Alone (1990)
Dalam Home Alone, Catherine O’Hara berperan sebagai Kate McCallister, ibu yang panik namun penuh kasih. Perannya tampil membumi dan emosional.
Karakter Kate McCallister menjadi peran ikonik yang paling dikenal publik luas. Kisah sang ibu yang menempuh perjalanan panjang demi kembali kepada anaknya menjadi salah satu elemen emosional utama dalam film tersebut.

