BERITA TERKINI
Alcaraz Kalahkan Sinner di Laga Ekshibisi Korea Selatan, Sorotan Beralih ke Besarnya Bayaran

Alcaraz Kalahkan Sinner di Laga Ekshibisi Korea Selatan, Sorotan Beralih ke Besarnya Bayaran

Carlos Alcaraz mengawali tahun baru dengan kemenangan atas Jannik Sinner dalam pertandingan ekshibisi di Korea Selatan. Dalam laga yang berlangsung 1 jam 48 menit itu, petenis Spanyol tersebut menang 7-5, 7-6 di hadapan 12.000 penonton, dengan tiket pertandingan dilaporkan terjual habis.

Di luar hasil pertandingan, perhatian besar mengarah pada nilai ekonomi dari duel dua bintang muda tenis putra ini. Marca dan sejumlah sumber lain menyebutkan, Alcaraz dan Sinner masing-masing berpotensi menerima bayaran lebih dari 2,3 juta dolar AS untuk laga yang berdurasi kurang dari dua jam tersebut. Pertandingan ini juga menjadi pemanasan keduanya menuju Australian Open 2026.

Sejak 2024, Alcaraz dan Sinner disebut sebagai “pemain ekshibisi jutawan” karena tingginya pendapatan yang bisa diperoleh dari pertandingan-pertandingan nonresmi. Alcaraz dinilai sebagai aset komersial papan atas dan rutin tampil dalam sejumlah acara bergengsi, seperti Netflix Slam, Six Kings Slam (2024, 2025), Charlotte Invitational, dan Garden Cup. Dari dua penampilan di Six Kings Slam saja, ia disebut meraih sekitar 3 juta dolar AS.

Jika digabung dengan pendapatan dari Netflix Slam (sekitar 750.000 dolar AS), Garden Cup (1–2 juta dolar AS), One Point Slam di Melbourne (700.000 dolar AS), serta Hyundai Card Super Match melawan Sinner di Korea Selatan (diperkirakan 2,3 juta dolar AS), total pemasukan Alcaraz dari laga ekshibisi sejak 2024 diperkirakan dapat melampaui 10 juta dolar AS.

Sementara itu, Sinner disebut memilih jalur berbeda: tampil dalam jumlah pertandingan yang lebih sedikit, tetapi dengan nilai yang lebih besar. Petenis Italia itu dilaporkan mendominasi Six Kings Slam dengan gelar beruntun, yang masing-masing menghasilkan sekitar 6 juta dolar AS dalam hadiah uang, di luar biaya penampilan sebesar 1,5 juta dolar AS. Dengan menambahkan pendapatan dari Hyundai Card Super Match (2,3 juta dolar AS) dan One Point Slam (700.000 dolar AS), total pendapatan ekshibisi Sinner sejak 2024 diperkirakan mencapai sekitar 15 juta dolar AS.

Angka-angka tersebut menjadi semakin mencolok ketika dibandingkan dengan hadiah turnamen resmi. Di Australian Open 2026, juara tunggal putra disebut hanya akan menerima sekitar 4,15 juta dolar Australia, atau kira-kira 2,8 juta dolar AS. Bahkan di ATP Finals, pemain yang memenangi seluruh pertandingan disebut maksimal memperoleh sedikit di atas 5 juta dolar AS.

Perbandingan ini memperlihatkan bagaimana pertandingan ekshibisi kini menjadi sumber pemasukan yang sangat besar bagi bintang-bintang tenis papan atas. Selain menawarkan hiburan bagi penonton, format ekshibisi juga membuka peluang pendapatan yang tinggi bagi pemain seperti Alcaraz dan Sinner, seiring meningkatnya daya tarik komersial mereka di luar kalender kompetisi resmi.