BERITA TERKINI
Bakat 13 Tahun dari Can Tho: Huynh Trong Phuc Menemukan Bahagia lewat Musik Rakyat Vietnam Selatan

Bakat 13 Tahun dari Can Tho: Huynh Trong Phuc Menemukan Bahagia lewat Musik Rakyat Vietnam Selatan

Festival Musik dan Nyanyian Rakyat Selatan yang baru-baru ini digelar di Kota Can Tho menghadirkan sosok muda yang mencuri perhatian. Huynh Trong Phuc mendapat penghargaan sebagai kontestan termuda berkat penampilan instrumentalnya yang dinilai mengesankan. Permainannya yang presisi dan matang, ditambah kepekaan nada yang kuat, membuat banyak orang tak menyangka ia baru berusia 13 tahun dan baru menyelesaikan kelas 6.

Penelusuran menunjukkan Trong Phuc tumbuh dari keluarga yang memiliki tradisi panjang dalam musik rakyat tradisional Vietnam Selatan di Ca Mau. Ayahnya, pengrajin sekaligus seniman Hoang Nhan, kini tinggal di Kota Can Tho dan dikenal karena kemahirannya memainkan kecapi serta keahlian memperbaiki alat musik.

Di rumah kecil Hoang Nhan, berbagai alat musik tampak tergantung di sekeliling ruangan, berdampingan dengan perangkat suara yang masih dalam proses perbaikan. Pada pagi akhir pekan, Trong Phuc kerap mengeluarkan alat musiknya untuk berlatih bersama sang ayah. Ia disebut mampu memainkan banyak instrumen tradisional Vietnam, termasuk gitar fret cekung, zither, kecapi, kecapi labu, biola, biola klasik, drum, dan bo. Di antara berbagai instrumen itu, keahliannya menonjol pada gitar fret cekung, zither, dan biola klasik.

Biola klasik disebut sebagai salah satu instrumen yang menuntut karena tingkat kesulitan dan keterampilan yang diperlukan. Hoang Nhan menilai tidak banyak pengrajin yang kini menggunakan instrumen tersebut, namun Trong Phuc justru menunjukkan minat besar dan berlatih secara teratur.

Menurut Hoang Nhan, karena keluarga mereka memiliki tradisi musik rakyat tradisional, Trong Phuc mulai dikenalkan pada alat musik sejak usia 4–5 tahun. Pada masa pandemi COVID-19, ketika lebih banyak waktu dihabiskan di rumah, ayah dan anak itu berlatih memainkan kecapi. Saat itu, Phuc masih berusia 6 tahun, tetapi sudah mengejutkan ayahnya dengan kepekaan nada, refleks cepat dalam mengikuti nada dan melodi, serta kemampuan belajar yang dinilai cepat.

Trong Phuc mengingat lagu-lagu awal yang diajarkan ayahnya. “Saya ingat lagu pertama yang diajarkan ayah saya adalah ‘Kim Tien Hue,’ kemudian ‘Son Dong Huong Ma,’ dan kemudian ‘Ly My Tra’… Semakin banyak saya belajar dan tahu cara memainkannya, semakin saya menikmatinya dan ingin ayah saya mengajari saya lebih banyak lagi,” ujarnya.

Ketika ditanya apa yang memicu kecintaannya pada musik tradisional Vietnam, Trong Phuc menyebut pengaruh lingkungan keluarga sebagai salah satu alasan. Ia juga mengatakan ingin “menjadi istimewa di mata semua orang.” Baginya, cara untuk tampil berbeda adalah menghasilkan bunyi yang kaya dan beresonansi dari puluhan instrumen lewat permainan yang terus diasah.

Hoang Nhan sendiri berasal dari provinsi Ca Mau dan telah tinggal serta bekerja di Can Tho selama lebih dari satu dekade. Ia mengaku mengenal alat musik sejak kecil dan memiliki pendengaran yang tajam terhadap karakter bunyi. Kemampuan itu mendorongnya belajar secara otodidak memperbaiki alat musik, yang kemudian menjadi pekerjaan sampingan.

Hingga kini, Hoang Nhan disebut mampu memperbaiki banyak alat musik dan sistem suara. Ia dikenal dan dipercaya oleh sejumlah seniman musik rakyat tradisional di wilayah Selatan, hingga dijuluki “dokter alat musik.” Selain itu, ia juga aktif tampil memainkan kecapi dalam berbagai program berskala besar di Can Tho. Hoang Nhan mengaku senang melihat Trong Phuc sebagai “penerusnya.”

Dukungan keluarga juga datang dari ibu Trong Phuc, Nguyen Thi Da Thao. Meski tidak tergabung dalam klub musik tradisional mana pun, ia disebut memiliki suara nyanyian yang indah dan penuh perasaan. Dalam waktu luang, keluarga itu kerap berkumpul: sebagian memainkan alat musik, sebagian bernyanyi, untuk menyalurkan minat sekaligus mempererat ikatan. “Saya sangat senang Trong Phuc belajar memainkan alat musik dengan begitu cepat dan memiliki bakat di bidang itu. Ini juga merupakan keterampilan yang akan membantunya menjadi lebih percaya diri dalam hidup,” kata Da Thao.

Bagi Trong Phuc, perjalanan masih panjang. Ia mengatakan perlu terus belajar dan mengasah kemampuan bermain gitarnya. Selain belajar dari ayahnya, ia juga mencari video di internet dan partitur dari para maestro musik tradisional untuk memperdalam keterampilan.

Sesekali, Trong Phuc juga menemani ayahnya tampil di hadapan para penggemar. Ia mengaku senang menerima dorongan dan dukungan. Di tengah rutinitas latihan dan panggung, keluarga kecil itu terus merawat kebahagiaan mereka hari demi hari melalui musik rakyat tradisional Vietnam.