BERITA TERKINI
Chaeroel Viral Lewat Hiphop dan Electronic Dangdut, Produksi Musik Berawal dari Hobi Komik

Chaeroel Viral Lewat Hiphop dan Electronic Dangdut, Produksi Musik Berawal dari Hobi Komik

Nama Chaeroel belakangan ramai diperbincangkan di media sosial dan platform streaming musik. Musisi muda dengan warna hiphop dan electronic dangdut itu menarik perhatian lewat sejumlah lagu yang viral dan kerap digunakan warganet di internet.

Perjalanannya di musik bermula dari hobi menggambar komik. Sebelum serius berkarya sebagai musisi, Chaeroel lebih dulu aktif sebagai komikus dan banyak menghabiskan waktu di dunia ilustrasi. Ketertarikannya pada musik muncul setelah melihat ada kreator komik yang juga membuat lagu, hingga ia terdorong mencoba jalur serupa.

Rasa penasaran itu membuat Chaeroel mempelajari produksi musik secara mandiri. Ia memulai dari aplikasi di ponsel dan mencoba beberapa digital audio workstation (DAW), sebelum beralih ke laptop untuk produksi yang lebih serius.

Meski kini dikenal lewat karya musiknya, Chaeroel mengaku tidak bisa memainkan alat musik secara langsung. Instrumen yang terdengar di lagu-lagunya dibuat menggunakan virtual instrument. Untuk referensi musikal, ia banyak mendengarkan musisi EDM internasional seperti Alan Walker dan Marshmello.

Karier Chaeroel juga berkembang setelah bergabung dengan Sony Music Entertainment Indonesia. Ia berharap musik elektronik dangdut yang dibawanya bisa semakin dikenal luas, termasuk lewat kesempatan tampil di panggung-panggung besar agar lebih banyak orang mengenal warna musik yang ia usung.

Sepanjang 2026, capaian Chaeroel di platform digital disebut menonjol. Total stream seluruh lagunya telah melampaui 24 juta. Lagu Masa Lalu menjadi salah satu karya paling sukses dengan raihan 6,9 juta stream dan terus bertambah.

Selain itu, Chaeroel tercatat memiliki sekitar 2,4 juta pendengar dan menjadi artis favorit bagi lebih dari 34 ribu pengguna musik digital. Pencapaian tersebut membuatnya emosional karena tidak menyangka karya yang dibuat secara otodidak mendapat respons sebesar itu. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pendengar melalui unggahan pribadinya.

Basis pendengarnya tidak hanya berasal dari Indonesia. Lagu-lagunya mulai banyak didengar di sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Di tengah perkembangan itu, Chaeroel memperkenalkan identitas musik yang ia beri nama 2026ELECTRODUTMUSIC, sebagai konsep yang memadukan electronic music dengan sentuhan dangdut modern.