Sutradara Chris Columbus, yang mengarahkan dua film pertama waralaba Harry Potter, memberikan respons terkait versi serial yang kini memasuki masa produksi. Columbus menilai dirinya tidak perlu terlibat dalam pengembangan proyek tersebut karena merasa sudah menuntaskan kontribusinya di dunia Hogwarts.
“Saya sudah melakukannya. Kalian sudah menonton versi saya,” kata Columbus, dikutip dari Variety.
Menurutnya, salah satu hal terbaik dari penggarapan film adalah momen-momen awal ketika waralaba itu mulai diperkenalkan ke layar. Ia menyebut timnya ingin membawa lebih banyak materi dari novel, tetapi keterbatasan membuat sejumlah karakter dan alur sampingan tidak bisa dimasukkan ke film.
“Hal paling baik dari semua itu adalah tampilan perdana, kedua, dan ketiganya. Kami ingin melakukan semuanya ke layar tapi kami tidak punya banyak kesempatan,” ujarnya.
Columbus mengatakan, peluang yang kini dimiliki serial adalah menghadirkan bagian-bagian yang sebelumnya tidak sempat diwujudkan dalam format film. Ia meyakini materi tersebut berpeluang muncul di serial HBO.
“Kami tidak pernah bisa menghidupkan adegan itu ke film dan saya yakin itu ada di serial HBO. Bagi saya, itu kesempatan untuk menghidupkannya,” kata Columbus.
Ia juga mengaku telah melihat tampilan Nick Frost sebagai Hagrid dan Dominic McLaughlin sebagai Harry Potter, setelah foto keduanya saat syuting menyebar di media sosial. Columbus menyebut lokasi pengambilan gambar mengingatkannya pada proses syuting yang dilakukan sekitar 20 tahun lalu.
“Karena itu persis di tempat kami lakukan 20 tahun lalu. Kami syuting pada hari Minggu bersama Dan (- Daniel Radcliffe) dan Martin Bayfield yang menggantikan Robbie Coltrane,” jelasnya.
Meski demikian, dalam wawancara terpisah Columbus menyatakan tidak terlalu mengikuti proses produksi serial tersebut. Namun, ia mengaku terkesan sekaligus mempertanyakan satu hal ketika melihat foto Nick Frost mengenakan kostum yang dinilainya sama seperti desain kostum Hagrid versi film.
“Saya melihat beberapa fotonya dan dia (Nick Frost) mengenakan kostum yang sama dengan apa yang kami desain untuk Hagrid. Sebagian dari saya berpikir: lalu poinnya apa?” kata Columbus.

