Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, meluncurkan kalender kegiatan unggulan 2026 sebagai media promosi pariwisata daerah. Dalam kalender tersebut, Dispar menetapkan tiga agenda utama yang akan digelar sepanjang 2026.
Kepala Dispar Kota Mataram Cahya Samudra mengatakan tiga event unggulan itu meliputi atraksi budaya Peresean, Kampung Kuliner Ramadan, dan Festival Film Sangkareang. Menurut dia, pelaksanaan tiga kegiatan tersebut menjadi komitmen Dispar untuk tetap menghidupkan sektor pariwisata melalui agenda yang diharapkan dapat menarik kunjungan wisatawan.
Cahya menyebutkan, meski menghadapi tantangan keterbatasan anggaran, pihaknya tetap berkomitmen menjalankan tiga acara unggulan tersebut. Dispar berharap rangkaian kegiatan itu dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Mataram di tengah efisiensi anggaran.
Untuk Peresean, yang menampilkan atraksi seni bela diri tradisional Sasak, Dispar berencana meningkatkan frekuensi pelaksanaan. Jika selama ini digelar rutin sekali sebulan, pada 2026 ditargetkan menjadi tiga kali setiap bulan.
Saat ini pusat kegiatan Peresean masih dipusatkan di Taman Loang Baloq. Namun ke depan, Dispar merencanakan pelaksanaannya di beberapa titik agar penyelenggaraan lebih merata. Cahya mengatakan pihaknya tengah mengkaji sejumlah lokasi alternatif di wilayah Mataram untuk memberikan penyegaran suasana bagi penonton maupun para pepadu (petarung).
Sementara itu, Kampung Kuliner Ramadan akan menjadi wadah wisata religi dan ekonomi kreatif yang dipusatkan di Teras Udayana. Kegiatan tahunan yang digelar setiap bulan Ramadan ini bertujuan menggerakkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal sekaligus menyediakan pusat takjil dan kuliner bagi masyarakat selama bulan suci.
Adapun Festival Film Sangkareang dijadwalkan berlangsung setiap akhir tahun. Kegiatan ini menjadi wadah bagi sineas lokal untuk menampilkan inovasi dan kreativitas di bidang perfilman, sekaligus mempromosikan potensi destinasi wisata Mataram melalui karya visual.

