Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, terus berupaya mempertahankan kualitas produksi rumput laut yang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah. Teluk Saleh yang berada di lereng Gunung Tambora disebut memiliki potensi besar untuk pengembangan rumput laut berkualitas tinggi.
Menurut berbagai penelitian akademis, kedekatan Teluk Saleh dengan gunung api aktif Gunung Tambora diyakini memberi pengaruh positif terhadap kesuburan perairan. Kondisi tersebut membuat rumput laut dari Teluk Saleh memiliki karakter dan kualitas yang dikenal baik di pasaran.
Untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas dan variasi produksi, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Dompu menerapkan metode baru dalam pengembangan rumput laut. Kepala DKP Dompu, Amiruddin, mengatakan strategi yang diterapkan antara lain pola rolling silang, yakni pengembalian dan pertukaran bibit antar daerah.
“Pola rolling silang pertukaran bibit ini kami terapkan untuk menjaga kualitas rumput laut tetap produktif dan tidak mengalami penurunan mutu,” kata Amiruddin saat dihubungi pada Selasa, 20 Januari 2026.
Meski menerapkan metode baru, DKP Dompu tetap mempertahankan pola lama dengan memanfaatkan bibit hasil produksi lokal. Kombinasi kedua metode tersebut dinilai efektif untuk menjaga kualitas sekaligus meningkatkan produktivitas rumput laut di Kabupaten Dompu.
Amiruddin menyebut penerapan strategi itu menunjukkan hasil positif. Sepanjang 2025, produksi rumput laut Kabupaten Dompu tercatat mencapai 4.328 ton. Jumlah tersebut belum memenuhi target 4.500 ton, namun kualitas hasil produksi dinilai sangat baik.
Tidak tercapainya target produksi, kata Amiruddin, salah satunya dipengaruhi faktor cuaca. Banjir yang membawa campuran air gunung ke area budidaya menyebabkan perubahan kualitas perairan dan berdampak pada pertumbuhan rumput laut.
Untuk menghadapi kondisi tersebut, DKP mendorong petani rumput laut agar tidak bergantung pada satu titik lokasi budidaya. Sistem pindah lokasi budidaya disebut menjadi salah satu solusi agar produksi tetap terjaga.
Pemkab Dompu berharap penguatan metode budidaya dan kemampuan beradaptasi terhadap kondisi alam dapat menjaga kualitas dan daya saing rumput laut Dompu, sekaligus memberikan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi petani pesisir.

