BERITA TERKINI
DPC PDI Perjuangan Ngawi Gelar Konsolidasi dan Buka Puasa Bersama Kader Se-Kabupaten

DPC PDI Perjuangan Ngawi Gelar Konsolidasi dan Buka Puasa Bersama Kader Se-Kabupaten

NGAWI — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar konsolidasi internal berskala besar di Gedung Fatmawati, Kantor DPC PDI Perjuangan Ngawi, Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang dikemas dalam agenda buka puasa bersama itu diikuti kader dari berbagai tingkatan organisasi.

Acara tersebut dihadiri pengurus DPC, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ngawi, pengurus PAC, hingga para ketua ranting se-Kabupaten Ngawi. Selain berbuka puasa, para peserta menerima pengarahan organisasi dari Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi Dwi Rianto Jatmiko dan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Ir Budi Sulistyono yang akrab disapa Kanang.

Sebelum azan Magrib, Dwi Rianto Jatmiko yang juga dikenal sebagai Mas Antok menyampaikan arahan terkait agenda konsolidasi partai di Kabupaten Ngawi. Ia mengatakan, konsolidasi telah dipersiapkan secara matang dan dalam waktu dekat DPC akan menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang direncanakan berlangsung setelah Hari Raya Idulfitri.

“Setelah Lebaran kita langsung running Musancab. Untuk teknisnya kita mengikuti arahan dari DPD. Secara teknis untuk Musancab di Kabupaten Ngawi kami sudah siap semuanya,” kata Mas Antok, yang disambut respons siap dari para kader.

Mas Antok menegaskan konsolidasi tidak berhenti pada Musancab. Setelah Musancab di seluruh kecamatan rampung, agenda akan dilanjutkan dengan Musyawarah Anak Ranting (Musran). Ia juga mengingatkan bahwa menjadi pengurus partai tidak cukup hanya tercatat dalam surat keputusan, tetapi harus memahami dan menjalankan peran serta tanggung jawab organisasi.

“Menjadi pengurus tidak hanya sekadar menjadi pengurus saja, tetapi juga harus memahami dan menjalankan peran serta fungsi sebagai pengurus partai,” ujarnya.

Sementara itu, Kanang dalam arahannya menyinggung situasi global yang dinilai tidak menentu, termasuk dampak konflik di Timur Tengah terhadap kondisi ekonomi dunia. Menurutnya, perkembangan tersebut dapat berpengaruh pada perekonomian nasional dan pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Di hadapan kader di Ngawi, Kanang menyampaikan pesan agar kader tetap solid dan tidak meninggalkan partai dalam kondisi apa pun. “Jangan pernah meninggalkan PDI Perjuangan. Sepakat ya?” kata Kanang, yang dijawab serempak, “Sepakat!”

Ia menegaskan konsolidasi internal diperlukan untuk menjaga soliditas kader serta memperkuat garis perjuangan partai di tengah dinamika situasi bangsa.