Klip video penyanyi Vietnam Duong Hoang Yen yang memainkan xilofon batu sambil membawakan lagu “Co Gai Vot Chong” (Gadis yang Mengasah Tongkat Bambu) di konser “Sao Nhap Ngu” (Bintang-Bintang yang Bergabung dengan Tentara) ramai dibicarakan di media sosial.
Sejumlah penonton meninggalkan komentar yang mengaku terkejut melihat kemampuan Duong Hoang Yen bernyanyi secara langsung sembari memainkan alat musik tradisional yang dinilai relatif kompleks, terlebih di panggung berskala besar.
Kepada VTC News online, Duong Hoang Yen mengatakan ide memasukkan xilofon batu dalam penampilannya baru muncul beberapa hari sebelum konser. Gagasan itu muncul setelah ia menerima aransemen baru dari tim produksi DTAP.
Ia mengaku terpikat pada karakter bunyi xilofon batu, yang disebut sebagai salah satu alat musik tertua di Vietnam. Menurutnya, membawa instrumen tersebut ke panggung besar merupakan cara agar penonton muda dapat merasakan keindahan musik tradisional dengan lebih mudah diakses.
Duong Hoang Yen juga mengungkapkan keterbatasan waktu persiapan. Sebelum tampil, ia hanya sempat menjalani satu sesi latihan di Kota Ho Chi Minh dengan seperangkat xilofon batu yang berbeda dan berukuran lebih besar. Saat tiba di Hanoi untuk pertunjukan, ia harus beradaptasi dengan instrumen yang sama sekali berbeda dan nyaris memulai latihan dari awal ketika gladi bersih.
Penampilan di konser “Sao Nhap Ngu” bukan kali pertama Duong Hoang Yen mencuri perhatian lewat kemampuan bermusiknya. Dalam program “Beautiful Sisters Riding the Wind”, ia sempat menjadi sorotan saat membawakan lagu “Sparkling Rainbow” dengan permainan melodika, serta menunjukkan kemampuan bermain harpa dalam lagu “Gently Refuse”.
Duong Hoang Yen lahir pada 1991 di Hanoi. Namanya dikenal publik melalui kompetisi Sao Mai Rendezvous 2008 dan The Voice Vietnam 2013. Ia kerap disebut memiliki suara soprano yang kuat dan teknik vokal yang baik, serta mendapat pujian dari sejumlah musisi atas profesionalismenya.
Di luar panggung, rekam jejak akademiknya juga menonjol. Pada 2009, ia tercatat sebagai mahasiswa terbaik jurusan Musik Vokal di Sekolah Tinggi Seni Hanoi dan kemudian lulus dengan predikat serupa. Setelah lulus, ia dipertahankan sebagai dosen musik vokal di institusi tempat ia menempuh pendidikan.