Eca Aura dikenal publik sebagai komedian sekaligus kreator digital yang aktif di berbagai platform hiburan. Namun, perempuan bernama lengkap Elsa Novi Bani Japasal ini juga terus memperluas langkahnya di industri musik melalui sejumlah rilisan single dalam beberapa tahun terakhir.
Perjalanan Eca di dunia hiburan bermula dari komunitas gim dan esports, sebelum berkembang menjadi kreator konten digital. Popularitasnya di media sosial kemudian membuka peluang di berbagai bidang, termasuk musik yang belakangan semakin ia tekuni.
Setelah merilis beberapa lagu dalam format single, Eca mengungkapkan tengah menyiapkan karya baru yang ditargetkan meluncur pada tahun ini. Ia menyebut sudah memiliki tiga lagu yang semuanya dirilis sebagai single. “Aku kan sudah punya tiga lagu, tapi single semua. Yang pertama duet, yang kedua single, terus yang sekarang pengen ngerilis single lagi sih,” ujar Eca di sela acara Intimate Media Breakfasting with Eca Aura akhir pekan lalu.
Karier musik Eca berawal dari kegemarannya meng-cover dan me-remake lagu bersama Ade Govinda. Namanya kemudian semakin dikenal setelah berkolaborasi dengan band Juicy Luicy untuk meng-cover lagu “Tak di Tanganku”. Melihat potensi vokal dan daya tarik suaranya, Sony Music Indonesia mengajak Eca bergabung sebagai penyanyi profesional. Sejak saat itu, ia melahirkan sejumlah karya, termasuk kolaborasi bersama For Revenge dalam lagu “Menunggu Giliran”.
Debut solonya berjudul “Pernah Dicinta” sempat masuk Spotify Radar Artist pada 2025. Pada tahun yang sama, ia juga merilis single “Buku Karangan”.
Untuk proyek terbarunya, Eca ingin mengeksplorasi warna musik yang berbeda dari karya sebelumnya. Jika sempat mencoba nuansa ballad, kali ini ia berencana menghadirkan karakter lagu yang lebih ringan dan playful. “Cuma kita kemarin nyoba ballad, sekarang pengen coba yang agak-agak centil gitu lagunya,” katanya.
Dalam proses kreatifnya, Eca menggandeng sejumlah musisi dan penulis lagu. Donne Maulana menjadi salah satu nama yang terlibat, yang menurut Eca berawal dari kedekatan pertemanan mereka. Ia juga bekerja sama dengan trio produser dan penulis lagu Laleilmanino yang terdiri dari Nino Kayam, Arya Aditya Ramadhya (Lale), dan Ilman Ibrahim. Kolaborasi itu difasilitasi label melalui workshop kreatif untuk mengembangkan materi lagu.
Eca menyebut sudah ada dua lagu yang telah dipastikan untuk dirilis. “Sudah ada dua lagu yang sudah fix mau keluar. Belum tahu kapan rilisnya, tapi insyaAllah tahun ini,” ujarnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upayanya menapaki jalur musik dengan lebih serius di tengah aktivitasnya sebagai kreator konten dan entertainer.

