BERITA TERKINI
Ekonom: Kelesuan Industri Tekstil Dipicu Masalah Efisiensi hingga Biaya Energi, Bukan Hanya Impor

Ekonom: Kelesuan Industri Tekstil Dipicu Masalah Efisiensi hingga Biaya Energi, Bukan Hanya Impor

Ekonom sekaligus Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menilai pelemahan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Indonesia tidak semata-mata disebabkan banjir impor dari luar negeri seperti China dan Vietnam.

Menurut Nur Hidayat, masuknya produk impor memang memperburuk situasi, namun bukan akar persoalan utama. Ia menyebut masalah yang lebih mendasar terkait efisiensi industri, teknologi, biaya energi, serta kebijakan yang dinilai tidak berorientasi jangka panjang.

Ia juga menyoroti fenomena penutupan pabrik tekstil besar di kawasan Jawa Barat dan Jawa Tengah dalam dua tahun terakhir. Nur Hidayat menilai kondisi tersebut terjadi karena struktur industri yang tidak efisien.

Selain itu, tingginya harga bahan baku, serta besarnya biaya logistik dan energi disebut menjadi faktor utama yang menekan daya saing. Dampaknya, produk lokal dinilai sulit bersaing di pasar, ekspor menurun tajam, dan berujung pada ribuan pekerja yang dirumahkan.

Di sisi lain, Nur Hidayat menilai pengawasan terhadap impor melalui e-commerce masih lemah. Kondisi itu, menurutnya, membuat pasar domestik dibanjiri pakaian murah lintas negara yang nyaris tanpa bea masuk.