Bulan Ramadan kerap dimaknai sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah sekaligus momen refleksi. Selain memperbanyak kegiatan spiritual, menonton film bertema sejarah Islam atau perjuangan moral dapat menjadi pilihan kegiatan yang edukatif untuk mengisi waktu, termasuk saat menunggu waktu berbuka.
Sejumlah produksi luar negeri menawarkan skala penceritaan yang besar, riset sejarah yang mendalam, serta sinematografi yang kuat. Dalam narasinya, film-film ini menonjolkan teladan karakter pemimpin Islam yang digambarkan bijaksana, adil, dan teguh dalam perjuangan.
Berikut rekomendasi film dan serial klasik produksi luar negeri yang dinilai relevan untuk dinikmati selama bulan suci Ramadan.
1. Kingdom of Heaven (2005)
Film epik sejarah garapan sutradara Ridley Scott ini mengambil latar Perang Salib pada abad ke-12. Cerita berpusat pada Balian (Orlando Bloom), seorang pandai besi asal Prancis yang pergi ke Yerusalem untuk mencari pengampunan dosa.
Dalam perjalanannya, Balian berkembang menjadi ksatria yang terampil dan kemudian terlibat dalam upaya mempertahankan Yerusalem dari kepungan pasukan Muslim yang dipimpin panglima Salahuddin Al-Ayyubi. Film ini tidak hanya menampilkan adegan pertempuran berskala besar, tetapi juga mengangkat tema toleransi, iman, serta dinamika politik perang.
Salahuddin digambarkan sebagai pemimpin yang bijaksana dan penuh kehormatan. Penggambaran tersebut disebut mendapat apresiasi luas di dunia Muslim karena dinilai manusiawi dan jauh dari stigma negatif.
2. The Message (Ar Risalah)
The Message, yang juga dikenal dengan judul Ar Risalah, kerap disebut sebagai salah satu film paling ikonik tentang sejarah Islam. Disutradarai Moustapha Akkad, film drama epik ini menceritakan masa awal dakwah Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan Islam.
Produksinya disebut didanai secara kolektif oleh beberapa negara, di antaranya Libya, Maroko, Kuwait, Arab Saudi, dan Amerika Serikat. Alur cerita menyoroti perjuangan di Makkah, momen turunnya wahyu pertama, proses hijrah ke Madinah, hingga kemenangan besar Islam.

