BERITA TERKINI
Festival Musik Garapan Promotor Lokal yang Berdaya Saing Internasional

Festival Musik Garapan Promotor Lokal yang Berdaya Saing Internasional

Sejumlah festival musik di Indonesia yang digarap promotor lokal kian menonjolkan karakter masing-masing, sekaligus tetap bersaing lewat deretan penampil yang kuat. Beberapa di antaranya dikenal konsisten menghadirkan musisi internasional dan lokal, sehingga reputasinya terus terjaga di mata penonton.

Berikut sejumlah festival musik yang disebut memiliki daya tarik “rasa internasional” lewat konsep dan jajaran penampilnya.

1. Java Jazz Festival
Java Jazz Festival merupakan ajang yang digarap Java Festival Production dan saat ini dipegang oleh Dewi Gonta. Pada tahun ini, festival tersebut disebut telah memasuki usia 21 tahun dan masih dianggap bergengsi.

Sejumlah nama besar pernah tampil, termasuk kolaborasi Chris Botti feat Sting (2016), serta musisi seperti Herbie Hancock, Al DiMeola, dan Incognito. Di edisi 2024, Java Jazz menghadirkan Laufey, Snoh Aalegra, dan The Amy Winehouse Band, sementara musisi lokal seperti Glenn Fredly, Tompi, dan Fariz RM turut memperkuat identitas festival ini.

2. We The Fest (WTF)
We The Fest (WTF) merupakan proyek Ismaya Live yang dipimpin Sarah Desita dan dikenal luas di kalangan anak muda. Festival ini disebut sempat tidak berjalan selama beberapa tahun, dengan alasan yang tidak dijelaskan.

Sejak 2014, WTF dikenal menggabungkan musisi internasional dan lokal papan atas. Edisi 2022 menampilkan Jackson Wang dan CL, sementara perayaan 10 tahun pada 2024 disebut menonjol karena keberagaman genre, dari indie-rock dan EDM hingga pop.

3. Djakarta Warehouse Project (DWP)
Masih dari Ismaya Live, Djakarta Warehouse Project (DWP) menjadi salah satu festival EDM yang disebut diminati penonton lokal hingga wisatawan mancanegara. Edisi 2017, yang merupakan perayaan 10 tahun, kerap dianggap sebagai salah satu yang terbaik dengan kehadiran Tiesto, Flume, dan Marshmello.

DWP juga pernah menghadirkan kolaborasi hip-hop 88rising. Pada 2024, nama seperti Anyma, Armin van Buuren, dan Steve Aoki tercantum dalam jajaran penampil. Sementara itu, DWP 2025 di Bali disebut menjanjikan line up yang menampilkan Calvin Harris, Skrillex, dan Charlotte de Witte.

4. Hammersonic Festival
Hammersonic Festival dikenal sebagai pilihan bagi penonton yang menyukai perpaduan metalcore, hardcore, dan punk rock. Festival ini digarap Ravel Entertainment dan disebut menjadi salah satu kebanggaan bagi penggemarnya.

Untuk tahun ini, Hammersonic disebut akan menghadirkan Parkway Drive, New Found Glory, The Story So Far, Counterparts, Memphis May Fire, Jinjer, dan Blessthefall.

5. Joyland Festival
Joyland Festival kerap digelar pada musim hujan dan disebut biasanya berlangsung dua kali dalam setahun, di Bali dan Jakarta. Festival garapan Plainsong Live ini dikenal membawa line up yang beragam, termasuk musisi dan band yang disebut “anti-mainstream”.

Salah satu jajaran yang dianggap kuat menampilkan headliner internasional seperti St Vincent dan Air. Pada 2024, Joyland juga menghadirkan kolaborasi Hyukoh dan Sunset Rollercoaster. Dari musisi lokal, nama yang kerap tampil antara lain ALI, Efek Rumah Kaca, serta White Shoes & The Couples Company.

6. LaLaLa Fest
LaLaLa Fest dikenal sebagai festival musik outdoor dengan suasana alam dan disebut menghadirkan musisi internasional peraih Grammy. Line up LaLaLa Fest 2025 dan 2026 disebut termasuk yang terbaik karena menghadirkan musisi internasional papan atas di Jakarta.

Pada 2025, festival ini menampilkan Camila Cabello, Black Eyed Peas, The Rose, dan LANY. Sementara pada 2026, tercantum nama The Flaming Lips, Steve Lacy, Two Door Cinema Club, serta konser perpisahan Kodaline.

Dengan karakter yang berbeda-beda—dari jazz, pop, hingga EDM dan musik keras—festival-festival tersebut menunjukkan bagaimana promotor lokal terus membangun panggung berkelas yang menarik perhatian penonton luas.