Film drama keluarga Les Miens akan ditayangkan di France 3 pada Senin, 9 Maret 2026 pukul 21.10. Dirilis di bioskop pada 2022 dan terpilih dalam kompetisi Venice Film Festival, film ini disutradarai oleh Roschdy Zem, yang juga ikut menulis skenario bersama Maïwenn serta memerankan salah satu tokoh utama.
Deretan pemeran film ini antara lain Sami Bouajila, Maïwenn, Meriem Serbah, dan Abel Jafri. Ceritanya berfokus pada gejolak sebuah keluarga setelah sebuah kecelakaan memunculkan rahasia yang selama ini tersembunyi, dalam narasi yang menonjolkan kedekatan sekaligus ketegangan antaranggotanya.
Tokoh Moussa dikenal lembut dan sangat berdedikasi pada keluarganya. Ia kerap menjadi penghubung di antara anggota keluarga. Berbeda dengan Moussa, adiknya, Ryad, adalah pembawa acara televisi terkenal yang menjalani kehidupan lebih tertutup dan sering dituduh mementingkan diri sendiri. Meski hubungan mereka tidak selalu mulus, Moussa tetap memandang Ryad dengan kekaguman.
Konflik memuncak ketika Moussa mengalami kecelakaan serius yang menyebabkan cedera otak. Perubahan itu membuatnya tak lagi mampu menyaring apa yang ada di pikirannya, sehingga ia mulai mengatakan semuanya secara terbuka kepada orang-orang terdekat. Kejujuran yang tajam ini menguji kestabilan keluarga dan memicu pertentangan yang sebelumnya terpendam. Di tengah memburuknya hubungan antaranggota keluarga, Ryad justru tampak menjadi sosok yang semakin dekat, menegaskan kompleksitas relasi persaudaraan mereka.
Roschdy Zem menyebut film ini sebagian terinspirasi dari pengalaman pribadinya, yakni kecelakaan yang pernah dialami saudaranya dan memicu perubahan perilaku setelah benturan di kepala. Pengalaman keluarga tersebut menjadi pijakan untuk menggambarkan dinamika keluarga yang erat namun menyimpan ketegangan.
Dalam proses penulisan, Zem bekerja sama dengan Maïwenn, yang juga tampil sebagai pemeran utama. Ia menilai kolaborasi tersebut membantu penulisan yang lebih spontan dan langsung, dengan penekanan pada sisi manusiawi para karakter. Secara teknis, pengambilan gambar dilakukan menggunakan dua kamera dan adegan panjang dalam satu bidikan untuk menonjolkan permainan yang alami serta memberi ruang lebih besar bagi aktor dalam menginterpretasikan peran.
Meski menampilkan keluarga dengan akar Afrika Utara, latar tersebut tidak dijadikan fokus utama. Film ini lebih menekankan aspek universal relasi keluarga—mulai dari kekaguman, rasa dendam, hingga solidaritas—seraya bergerak di antara drama dan momen lucu yang muncul dari situasi sehari-hari.
Dengan pendekatan yang intim dan bertumpu pada dialog serta kehadiran para pemeran, Les Miens menghadirkan kisah tentang hubungan saudara, rahasia yang terungkap, dan ketegangan yang menggantung di dalam sebuah keluarga.

