Menjelang Hari Raya Idul Fitri, menonton film bersama keluarga bisa menjadi kegiatan sederhana untuk mempererat kebersamaan. Film dan serial bertema Lebaran kerap menghadirkan cerita yang dekat dengan keseharian, mulai dari tradisi mudik, dinamika hubungan antaranggota keluarga, hingga refleksi tentang makna pulang dan memaafkan.
Sejumlah judul produksi Indonesia mengangkat nuansa tersebut dengan pendekatan beragam, dari komedi hingga drama yang menguras emosi. Berikut beberapa rekomendasi film dan serial Indonesia bertema Lebaran yang bisa menjadi pilihan saat berkumpul di rumah.
1. Di Bulan Suci Ini (2023)
Serial drama-komedi garapan Screenplay Film ini mengisahkan perjalanan mudik dua keluarga dalam enam episode. Keluarga Wisnu yang berasal dari Jawa berencana pulang kampung untuk merayakan Lebaran, sementara Keluarga Yanto yang merupakan Tionghoa hendak menjalankan ritual Ceng Beng atau ziarah kubur. Karena pada tahun itu jadwal Lebaran dan Ceng Beng berdekatan, keduanya harus menempuh perjalanan bersama ke Banyuwangi menggunakan satu mobil. Perbedaan di antara mereka membuat perjalanan menjadi penuh tantangan, dari konflik internal hingga rencana rahasia yang saling ditutup-tutupi. Serial yang dibintangi Titi Kamal, Dennis Adhiswara, dan Jenny Zhang ini tersedia di Vidio.
2. Telepon dari Surga (2021)
Dirilis di tengah pandemi Covid-19, serial enam episode ini mengikuti kisah Arya Wiryawan (Revaldo) yang menghadapi ujian beruntun setelah kehilangan istri dan calon anak akibat virus tersebut. Tak lama kemudian, kedua orang tuanya juga meninggal dunia, membuat kondisi mental Arya semakin terpuruk. Ia kemudian berkonsultasi ke psikiater dan disarankan melampiaskan kesedihan dengan menelepon rumahnya serta berpura-pura bercerita seperti biasanya. Serial ini dapat disaksikan di Vidio.
3. Sampai Jadi Debu (2021)
Film keluarga ini menyoroti kisah bakti seorang anak kepada ibunya, dengan judul yang terinspirasi dari lagu Banda Neira. Cerita berpusat pada Damar (Wafda Saifan) yang merantau dan bekerja di Jakarta serta menjalin hubungan dengan Laras (Yasamin Jasem). Setiap Lebaran, Damar mudik dalam waktu singkat karena lebih memprioritaskan pekerjaan dan kehidupan di kota. Situasi berubah ketika ia mendapat kabar kondisi ibunya (Cut Mini) yang mengidap Alzheimer semakin parah. Damar pun pulang untuk merawat sang ibu, sekaligus menebus penyesalan karena pernah abai saat ayahnya sakit hingga meninggal. Keputusan mendadak itu turut memengaruhi hubungan Damar dan Laras. Film berdurasi 1 jam 30 menit ini tersedia di Netflix.
4. Mudik (2019)
Film ini mengangkat perjalanan pulang kampung sepasang suami istri, Firman (Ibnu Jamil) dan Aida (Putri Ayudya), yang tengah dilanda “perang dingin” dalam hubungan mereka. Berbagai persoalan selama mudik membuat situasi kian rumit, hingga menghadirkan plot twist di akhir cerita yang mengajak penonton merenungkan kembali makna keluarga dalam sebuah perjalanan pulang. Film berdurasi 1 jam 33 menit ini dapat ditonton di Vidio.
5. Mencari Hilal (2015)
Mencari Hilal berkisah tentang Mahmud yang meyakini Islam dapat menjadi solusi bagi persoalan hidup. Keyakinannya goyah ketika mendengar kabar Kementerian Agama mengeluarkan dana Rp9 miliar untuk mencari hilal. Merasa kegiatan keagamaan tidak perlu menghabiskan biaya besar, Mahmud berniat membuktikan pencarian hilal bisa dilakukan secara tradisional tanpa dana besar, seperti saat ia masih menjadi santri. Rencananya ditentang sang anak, Heli (Oka Antara), yang khawatir dengan kesehatannya. Karena Mahmud bersikeras, Heli akhirnya menemani, dan perjalanan itu membuka perbedaan pandangan di antara keduanya, termasuk ketika Heli memegang ideologi sekuler dan liberal. Film berdurasi 1 jam 33 menit ini tersedia di Vidio, Netflix, dan Prime Video.

