Film Esok Tanpa Ibu (juga dikenal dengan judul Mothernet) karya sutradara Ho Wi Ding dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai Kamis, 22 Januari 2026. Film ini dibintangi Ali Fikry, Dian Sastrowardoyo, serta Ringgo Agus Rahman yang merupakan peraih dua Piala Citra.
Menjelang penayangan, Esok Tanpa Ibu mencatatkan capaian di ranah festival. Film ini meraih empat nominasi di Festival Film Tempo 2025, masing-masing untuk kategori Film Unggulan, Aktris Utama Unggulan (Dian Sastrowardoyo), Aktor Utama Unggulan (Ali Fikry), serta Penulis Skenario Unggulan (Diva Apresya, Gina S. Noer, dan Melarissa Sjarief).
Produser Shanty Harmayn menyatakan apresiasinya atas pencapaian tersebut. Ia berharap film ini dapat memperpanjang ruang diskusi mengenai isu yang diangkat, terutama relasi keluarga dan peran teknologi dalam kehidupan manusia saat ini.
Menurut keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (20/12/2026), film ini berkompetisi dalam program Vision Asia di Busan International Film Festival 2025, Korea Selatan, yang sekaligus menjadi pemutaran perdana dunia. Setelah itu, film ini menggelar pemutaran perdana di Indonesia dan berkompetisi di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) pada Desember 2025, tepatnya pada program Indonesian Screen Awards.
Esok Tanpa Ibu diproduksi oleh BASE Entertainment, Beacon Film, dan Refinery Media, serta didukung oleh Singapore Film Commission dan Infocomm Media Development Authority. Terpilihnya film ini di Festival Film Tempo 2025 disebut menjadi penanda pencapaian artistik sekaligus penerimaan kritis terhadap karya kolaborasi internasional tersebut.
Dian Sastrowardoyo, yang terlibat sebagai produser sekaligus pemeran utama, menilai Festival Film Tempo dapat menjadi ruang diskursus yang mempertemukan sineas, penonton, dan kritikus—tiga unsur yang dinilainya penting bagi pertumbuhan film Indonesia.
Film ini berkisah tentang Rama (Ali Fikry), yang selama ini tidak sejalan dengan ayahnya (Ringgo Agus Rahman) dan hanya dekat dengan sang ibu (Dian Sastrowardoyo). Konflik memuncak ketika ibu Rama mengalami koma. Dalam situasi terpuruk, Rama menemukan bantuan tak terduga lewat i-BU, sebuah AI ciptaan temannya yang memungkinkan Rama melihat wajah dan mendengar suara, sekaligus digunakan sebagai alat bantu untuk merangsang kerja otak ibunya.
Sebelum tayang secara luas, Esok Tanpa Ibu dijadwalkan diputar lebih dulu di 10 kota pada Sabtu, 17 Januari dan Minggu, 18 Januari 2026, yakni Jakarta, Bandung, Samarinda, Makassar, Malang, Tangerang, Surabaya, Yogyakarta, Medan, dan Palembang.

