BERITA TERKINI
Foo Fighters Akui Tak Jelaskan Rinci Alasan Berpisah dengan Drummer Josh Freese

Foo Fighters Akui Tak Jelaskan Rinci Alasan Berpisah dengan Drummer Josh Freese

Foo Fighters akhirnya angkat bicara soal keputusan mereka berpisah dengan drummer Josh Freese. Band yang dipimpin Dave Grohl itu mengakui tidak pernah memberikan penjelasan rinci mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

Freese bergabung dengan Foo Fighters setelah drummer sebelumnya, Taylor Hawkins, wafat pada 2022. Namun, kolaborasi itu berakhir pada musim panas tahun lalu.

Bassist Foo Fighters, Nate Mendel, mengatakan keputusan itu diambil demi kepentingan semua pihak. Meski demikian, ia menegaskan band tidak ingin masuk ke detail personal terkait alasan mengapa kerja sama tersebut dinilai tidak cocok.

“Ya. Kami membuat keputusan yang menurut kami terbaik untuk semua pihak. Untuk masuk ke detail pribadi (dengan Freese), tentang kenapa hal itu tidak benar-benar cocok, rasanya tidak akan membawa manfaat bagi siapa pun. Ada hal-hal yang memang cukup dipahami sebagai: ini yang terbaik untuk kami, dan kami akan melangkah ke arah yang berbeda,” ujar Mendel.

Di tengah keputusan tersebut, Mendel tetap memuji kontribusi Freese, terutama saat Foo Fighters melewati masa sulit setelah kepergian Hawkins. Ia menilai Freese mampu menjalankan perannya secara musikal dengan sangat baik.

Sementara itu, Dave Grohl menegaskan keputusan berpisah dengan Freese merupakan hasil kesepakatan seluruh anggota band, bukan keputusan sepihak. Dalam wawancara bersama Zane Lowe di Apple Music 1, Grohl menjelaskan bahwa band sempat membahas langkah berikutnya dan arah baru sebelum menghubungi Freese.

“Dalam enam atau tujuh bulan itu, sebagai band, kami membicarakan apa langkah berikutnya, arah baru, dan berpikir, ‘Oke, mari kita hubungi Josh dan beri tahu bahwa kami akan melanjutkan dengan drummer yang berbeda,’” kata Grohl.

Grohl menambahkan, komunikasi itu dilakukan bersama-sama. “Kami menelepon sebagai sebuah band, kami semua yang menelepon, bukan hanya saya,” ujarnya.

Menurut Grohl, band menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah berjalan, namun memilih melanjutkan perjalanan dengan drummer lain. Ia juga mengatakan setelah itu Foo Fighters tidak mengeluarkan pernyataan resmi maupun komentar publik. Grohl menilai Freese sempat merangkum situasi tersebut dengan menyebut musik Foo Fighters tidak benar-benar beresonansi dengannya, dan hal itu dianggap penting.

Di sisi lain, Freese melanjutkan kariernya di berbagai proyek musik. Ia kembali aktif tur, termasuk dengan Nine Inch Nails dan A Perfect Circle, tampil di beberapa konser bersama Weezer, serta bekerja di studio dengan sejumlah musisi seperti Danny Elfman dan Billy Idol. Freese menegaskan dirinya tidak perlu dikasihani dan justru menikmati fase karier yang ia jalani saat ini.

“Seseorang baru-baru ini berkata kepada saya, ‘Wah, tahunmu berat ya.’ Dan saya berpikir, memangnya begitu? Jadi urusan Foo Fighters sudah selesai. Bukan masalah besar, itu hanya sebuah fase kecil,” kata Freese.

Meski begitu, Freese mengakui sempat terkejut ketika keputusan tersebut disampaikan. Ia bercerita saat itu sedang menikmati hari libur bersama A Perfect Circle dan personel Primus, dan banyak orang di sekitarnya ikut kaget serta mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi.

“Saya hanya ingat bahwa saya merasa sangat bersyukur bisa berada di tur bersama teman-teman saya dan kru yang luar biasa… memainkan musik yang saya suka dengan orang-orang yang sudah lama memiliki sejarah bersama saya,” ujar Freese.