Penyanyi Grey D membagikan pandangannya tentang definisi cinta di masa kini dengan perspektif yang ia sebut modern dan dewasa. Baginya, hubungan yang langgeng bertumpu pada penghormatan penuh terhadap ruang pribadi masing-masing.
Grey D menekankan pentingnya menjaga kebebasan diri sendiri dan pasangan. Ia menggambarkan relasi yang ideal sebagai dua dunia yang tetap berdiri secara independen, namun memiliki ruang bersama yang dibangun dan dibagikan. “Memperhatikan kebebasan orang lain dan diri sendiri. Dalam cara saya mencintai, dunia saya masih di sini, dunia mereka masih di sana, sepenuhnya independen. Tetapi bersama-sama kita akan membangun dan berbagi ruang bersama di antaranya,” kata Grey D.
Menurutnya, pemahaman atas batasan pribadi membuat cinta tidak terasa membatasi. Ia memandang hubungan sebagai bentuk persahabatan yang diberikan secara sukarela, di mana setiap orang tetap mempertahankan identitasnya, tetapi tetap memiliki “tempat berlindung” yang hangat untuk kembali.
Prinsip kebebasan itu juga menjadi pegangan Grey D dalam menjaga sisi artistiknya. Ia mengaku, ketika berada di ruang pribadinya yang nyaman, penampilannya jauh dari citra panggung yang rapi. “Aku di rumah bersama dua kucingku, dan aku hanya berguling-guling seperti kucing. Rambutku akhir-akhir ini panjang dan berantakan, sama sekali tidak rapi,” ujarnya dengan nada humor.
Dalam suasana santai tersebut, Grey D mengatakan ia justru dapat mengeluarkan emosi paling murni untuk dimasukkan ke dalam proyek musik terbarunya. Ia menyebut Sisi A dari proyek itu akan menampilkan melodi yang riang dan manis sebagai representasi fase “penyembuhan.”
Sementara itu, Sisi B mengusung judul yang lebih tegas, yakni “Membayar Harganya.” Meski terdengar keras, Grey D menilai gagasan itu bukan pesimisme, melainkan bagian dari hukum kehidupan yang tak terhindarkan. “Ketika Anda menerima hadiah yang luar biasa, terkadang Anda harus membayar harganya. Ini adalah pengalaman dan pelajaran berharga yang harus Anda lalui untuk tumbuh, dan hanya dengan begitu Anda dapat menghargai penyembuhan dan kedamaian,” lanjutnya.