Jakarta — Penyanyi Janita Gabriela yang selama ini dikenal lewat karya pop emosional memilih keluar dari zona nyaman dan mengambil langkah kreatif baru dalam musiknya. Keputusan itu diambil setelah ia melalui fase evaluasi serta refleksi panjang atas perjalanan karier.
Janita, yang mulai berkarier sejak 2002, mengatakan sempat berhenti sejenak untuk menimbang arah yang paling sesuai dengan karakter suara dan identitas artistiknya. Menurutnya, langkah berikutnya perlu dibuat lebih bermakna.
“Aku merasa ada fase di mana aku harus berhenti sejenak dan bertanya, ‘Aku mau tumbuh ke arah mana?’” ujar Janita dalam keterangannya, Selasa.
Dari proses refleksi tersebut, ia memutuskan mengeksplorasi aransemen dengan pendekatan yang lebih eksperimental. Janita menyebut diskusi kreatif di studio berlangsung intens, dengan tujuan tetap menjaga jiwa materi asli sekaligus membuka ruang interpretasi baru.
Ia menegaskan perubahan yang dilakukan bukan semata mengganti warna musik, melainkan upaya mendefinisikan ulang cara menyampaikan cerita melalui vokal dan frase musikal. Prosesnya melibatkan percobaan tekstur suara, dinamika, dan frase vokal yang belum pernah ia tampilkan sebelumnya.
Langkah besar lain yang diambil Janita adalah keputusan untuk berduet, sesuatu yang belum pernah ia lakukan sebelumnya. Ia menggandeng Putri Sashi dari band Alessa untuk menyajikan ulang lagu D’MASIV berjudul “Merindukanmu”.
Janita menyadari ada risiko saat membawakan ulang lagu yang sudah sangat dikenal, terlebih dengan format duet. Namun ia memandang risiko sebagai bagian dari pendewasaan artistik.
“Kami tidak ingin sekadar menyanyikan ulang. Kami ingin membangun ulang dengan perspektif dua perempuan yang punya pengalaman berbeda tentang rindu,” kata musisi kelahiran 1999 itu.
Melalui lagu tersebut, Janita berharap “Merindukanmu” tidak hanya terdengar sebagai lagu cinta, tetapi juga menjadi ruang bagi siapa pun yang berjuang dengan perasaan kehilangan dan rindu yang tak tersampaikan.
Kolaborasi itu dijadwalkan rilis pada 11 Maret 2026. Janita menilai proyek ini menjadi penanda kesiapannya untuk melangkah lebih jauh dan lebih berani dalam bermusik.

