Penyanyi-penulis lagu kelahiran Indonesia yang kini berbasis di Los Angeles, Jeanette Sims, merilis single ketiganya berjudul IF ONLY pada 14 November 2025. Lagu ini menghadirkan tema penyesalan, refleksi, serta beban emosional dari kata-kata yang tidak sempat diungkapkan.
Setelah tinggal di Amerika Serikat selama hampir tiga dekade, Jeanette membawa perspektif multikultural ke dalam musiknya. Karyanya memadukan penceritaan emosional dengan produksi pop kontemporer bernuansa internasional modern.
Karier solo Jeanette dimulai lewat single debut Letting Go yang dirilis pada 29 Juni 2024. Ia kemudian merilis single kedua, Good Enough, yang menampilkan Wanda Omar. Lagu tersebut mendapat pengakuan internasional setelah diajukan dan dinominasikan untuk dipertimbangkan di GRAMMY Awards.
Untuk IF ONLY, Jeanette menulis lagu bersama Lauren Swanson. Proses produksi ditangani Andre Dinuth, dengan permainan bass oleh Wanda Omar. Rekaman vokal dilakukan di Ian Charlie Studio, Hollywood, California, sementara proses mastering dikerjakan Joe Yosia.
Video musik IF ONLY disutradarai sekaligus diedit oleh Mike Nelson, sutradara musik dan video yang juga berbasis di Los Angeles.
Di luar rilisan studio, Jeanette Sims juga disebut telah tampil dalam pertunjukan langsung dan terhubung dengan penonton melalui penampilan energik, vokal yang ekspresif, serta penulisan lagu yang emosional. Dengan katalog yang terus bertambah dan pengakuan internasional, ia melanjutkan langkahnya membangun kehadiran sebagai artis pop global.

