Ruang kelas musik milik Yayasan Griya Bina Karya, sebuah yayasan untuk anak berkebutuhan khusus di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, kembali menjadi sasaran pencurian. Sejumlah alat musik yang digunakan untuk kegiatan belajar dilaporkan hilang setelah ruangan tersebut dibobol.
Peristiwa itu diketahui pada Senin (11/5/2026) pagi di yayasan yang berlokasi di Jalan Jombang Raya, Pondok Aren. Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi ruang kelas musik berantakan, dengan sebagian area tampak kosong usai kejadian.
Mentor musik Yayasan Griya Bina Karya, Andre, mengatakan pencurian pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, petugas mendapati pintu gerbang dan ruang kelas dalam kondisi terbuka, sementara gemboknya hilang.
“Petugas mengabarkan gemboknya sudah tidak ada dan pintu gerbang juga sudah terbongkar,” ujar Andre.
Setelah dilakukan pengecekan, pihak yayasan mendapati sedikitnya empat unit keyboard merek Casio dan dua gitar akustik original Yamaha raib. Kerugian akibat pencurian tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta. Andre menyebut sebagian alat musik yang dicuri merupakan barang bekas yang selama ini dipakai untuk mendukung pembelajaran anak-anak berkebutuhan khusus.
Selain membawa alat musik, pelaku juga diduga mengacak-acak isi ruangan dan gudang di bagian belakang kelas. Sejumlah kardus terlihat terbuka, dengan barang berserakan di lantai.
Pihak yayasan telah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Pondok Aren. Yayasan juga menyampaikan bahwa lokasi mereka sudah berulang kali menjadi sasaran pencurian. Kejadian ini turut mengganggu kegiatan belajar 37 anak berkebutuhan khusus yang mengikuti program di yayasan tersebut.