Penggemar NMIXX menyuarakan keberatan terhadap langkah JYP Entertainment yang menyisipkan seorang trainee dalam video musik terbaru grup tersebut. Mereka menilai keputusan itu berpotensi mengaburkan fokus utama pada para anggota NMIXX dalam karya yang seharusnya menonjolkan grup.
Perdebatan mencuat setelah video musik berjudul Heavy Serenade dirilis pada Selasa (12/5/26). Kemunculan seorang wanita muda yang diduga trainee bernama Kim Nabin memicu diskusi panas di kalangan netizen Korea. Sejumlah penggemar menilai porsi pengambilan gambar terhadap sosok tersebut terlalu dominan hingga terlihat menyerupai anggota tetap.
Di berbagai forum komunitas daring, kritik diarahkan pada cara pengambilan gambar yang dinilai tidak seperti pemeran pendukung pada umumnya. Beberapa komentar menyebut framing kamera membuat sosok trainee tampak seperti bagian tambahan dari formasi, sehingga mengganggu kenyamanan menonton.
Penggemar juga menyayangkan jika momen promosi NMIXX digunakan untuk memperkenalkan calon idola baru. Mereka berpendapat promosi trainee seharusnya dilakukan melalui konten terpisah atau ditempatkan sebagai pemeran pendukung dengan batas peran yang jelas.
Kekhawatiran utama pendukung NMIXX adalah berkurangnya sorotan bagi anggota grup yang sedang berada dalam masa promosi penting. Mereka meminta agensi lebih menghargai kerja keras artis yang sudah debut, alih-alih menjadikan aktivitas grup sebagai sarana promosi bagi proyek masa depan.
Hingga kini, pihak agensi belum memberikan pernyataan resmi terkait identitas wanita tersebut maupun alasan di balik durasi kemunculannya dalam video musik. Situasi ini pun menjadi pembahasan luas terkait strategi pemasaran agensi besar di industri K-pop.
“Biasanya mereka memasukkan trainee sebagai lawan jenis atau pemeran pendukung dalam konten grup lawan jenis agar tidak membingungkan penggemar,” ujar salah satu netizen.