BERITA TERKINI
Konser “Memoir” di Hanoi, Watermelon Bangkitkan Nostalgia dan Perkenalkan Lagu Baru

Konser “Memoir” di Hanoi, Watermelon Bangkitkan Nostalgia dan Perkenalkan Lagu Baru

Konser “Memoir” yang digelar pada 14–15 Maret di Hanoi membawa banyak penonton menelusuri kembali kenangan masa muda, saat Qua Dua Hau (Watermelon) lekat dengan panggung mahasiswa, program televisi, dan lanskap musik generasi 1990-an. Pertunjukan ini menghadirkan rangkaian lagu yang menegaskan jejak perjalanan grup sekaligus menandai kembalinya mereka setelah hampir tiga dekade vakum.

Disusun seperti buku harian musik, konser “Memoir” dibagi dalam beberapa bagian yang menampilkan fase-fase berbeda: dari masa awal membangun nama, perjalanan masing-masing anggota, hingga reuni mereka di masa kini untuk melanjutkan kembali perjalanan grup. Sepanjang bab-bab tersebut, nuansa masa muda menjadi benang merah yang mengalir melalui musik Watermelon.

Sejak awal, panggung memberi kesan kuat lewat tata suara, pencahayaan, dan efek visual modern. Bang Kieu tampil tenang di posisi tengah, sementara Tuan Hung dan Anh Tu menghadirkan energi yang lebih meledak. Ketiganya membuka salah satu momen penting lewat “Unstoppable”, komposisi baru karya Ho Hoai Anh dengan lirik yang ditulis jurnalis Ha Quang Minh, terinspirasi dari perjalanan musik mereka sendiri.

Antusiasme penonton meningkat ketika grup melanjutkan penampilan dengan “Gentle Sunshine”, lagu yang sejak debut kerap dikaitkan dengan nama Watermelon. Banyak penonton berdiri dan bernyanyi bersama, menciptakan suasana yang disebut bak reuni masa muda—mengingatkan pada masa ketika melodi mereka terdengar di asrama mahasiswa, kaset, dan program musik televisi pada akhir 1990-an.

Jika bagian awal konser sarat nostalgia yang membawa penonton kembali ke periode paling gemilang grup pada 1998, bagian berikutnya bergeser ke suasana lebih romantis. Bang Kieu membawakan “Frozen Rain”, lalu berduet dengan Minh Tuyet dalam “Lonely Love”.

Babak penutup menjadi bagian yang paling menggemparkan ketika ketiga anggota kembali ke panggung membawakan deretan lagu hit yang melekat pada generasi muda 1990-an dalam aransemen baru, sekaligus memperkenalkan lagu terbaru yang baru dirilis. Cover “Get Down” milik Backstreet Boys—yang turut melambungkan nama mereka—dibawakan dengan aransemen modern dan berjiwa muda. Nuansa nostalgia berlanjut lewat lagu-lagu seperti “Only the Rain Falls” dan “Late Summer”, serta sejumlah lagu lainnya.

Konser ditutup dengan “Thank You, Music”, lagu ciptaan Tung Sax yang masuk dalam EP “Memoirs” sebagai penanda kembalinya Watermelon. Lagu ini menjadi penghormatan bagi musik yang mempertemukan ketiganya sejak masa muda, dari usia 19–20 tahun hingga kini memasuki usia paruh baya.

Setelah 28 tahun, reuni Watermelon digambarkan bukan sekadar pertemuan kembali tiga artis yang pernah bersahabat dekat, melainkan juga upaya menghidupkan kembali memori kolektif penonton. Konser “Memoir” yang diselenggarakan Mars Entertainment menampilkan tiga lagu baru dan banyak lagu lama yang diaransemen musisi Nguyen Thanh Binh bersama kolaboratornya, dengan penataan panggung yang digarap Direktur Jenderal Ho Hoai Anh.