BERITA TERKINI
Konser “Suara Vietnam” Digelar 29 Mei 2026, Angkat Warisan Musik Tradisional ke Ruang Kontemporer

Konser “Suara Vietnam” Digelar 29 Mei 2026, Angkat Warisan Musik Tradisional ke Ruang Kontemporer

Program konser “Suara Vietnam” dijadwalkan berlangsung pada pukul 20.00, 29 Mei 2026, di Aula Konser Utama Akademi Musik Nasional Vietnam. Acara ini digelar dalam rangka memperingati ulang tahun ke-70 Akademi Musik Nasional Vietnam sekaligus ulang tahun ke-17 Orkestra Tradisional Nasional Vietnam.

Direktur Akademi Musik Nasional Vietnam, Dr. Quoc Hung—Seniman Rakyat—menyatakan konser ini tidak hanya menjadi perhelatan berskala besar, tetapi juga mencerminkan visi, aspirasi, dan semangat pewarisan para pelaku musik tradisional saat ini. Menurutnya, konser tersebut membawa pesan tentang keinginan untuk melestarikan, mengembangkan, dan menghadirkan musik tradisional Vietnam dalam kehidupan kontemporer secara lebih kuat, lebih dalam, dan lebih mudah diakses.

Penyelenggara menyebut “Suara Vietnam” akan mempertemukan jajaran seniman dari Orkestra Nasional Vietnam, termasuk sejumlah Seniman Rakyat, Seniman Berjasa, serta seniman dan dosen terkemuka di bidang musik tradisional Vietnam. Program ini juga menghadirkan penampilan Assoc. Prof. Dr. Seniman Berjasa Tan Nhan, seniman Anh Tho, dan seniman Trong Tan.

Konser dibuka dengan dentuman drum “Lac Hong Drum” yang disebut menggema dengan semangat nasional. Selanjutnya, penonton akan diajak memasuki ruang artistik yang menonjolkan identitas budaya melalui ragam warna musik dari Vietnam Utara, Tengah, dan Selatan. Program menggabungkan karya-karya klasik dengan komposisi baru untuk orkestra tradisional.

Daftar karya yang dibawakan mencakup “Ông Gióng” karya komposer Xuân Khoát—disebut sebagai karya besar pertama yang ditulis untuk orkestra tradisional Vietnam—serta komposisi lain seperti “Melodi Tanah Air” (Hồng Thái), “Fantasi Vietnam” (Hồ Hoài Anh), “Negara Harmonis” (Phạm Ngọc Khôi), dan “Satu Bangsa yang Bersatu” (Dương Đức Thụy), yang disebut baru selesai pada awal 2026. Rangkaian ini diproyeksikan menampilkan perkembangan musik rakyat Vietnam dari fondasi tradisional hingga semangat kontemporer.

Di sela-sela pertunjukan orkestra, program juga memuat penampilan solo, duet, dan grup yang menonjolkan sisi teknis dan akademis. Di antaranya “Sunrise Concerto” untuk kecapi bulan yang dibawakan Seniman Rakyat Co Huy Hung, serta “Au O Vi Dau” yang dinyanyikan dengan iringan zither oleh Seniman Berprestasi Le Chi dan Le Giang.

Program ini turut menampilkan lagu-lagu yang merayakan keindahan musik rakyat Vietnam, seperti “Jauh dari Pantai,” “Selendang Piêu,” dan “Ho Chi Minh, Nama Terindah,” dengan partisipasi Tan Nhan, Anh Tho, dan Trong Tan.

Konduktor orkestra, Seniman Rakyat Pham Ngoc Khoi, menilai keistimewaan program terletak pada hubungan antara tradisi dan kontemporer, keterkaitan musik tradisional dari berbagai wilayah, serta hadirnya karya dari komposer veteran maupun penulis muda. Menurutnya, hal itu menunjukkan musik rakyat bukan aliran yang statis, melainkan terus bergerak, berevolusi, dan memperluas kemungkinan ekspresinya.

Penyelenggara juga menyebut karya-karya dalam program ini diciptakan dengan semangat mewariskan warisan budaya nasional yang diakui UNESCO, seperti nyanyian rakyat Quan Ho, nyanyian rakyat Vi Giam, dan musik Hue, yang kemudian dikembangkan menjadi karya-karya baru yang mencerminkan semangat zaman.

Orkestra Tradisional Nasional Vietnam didirikan berdasarkan keputusan yang ditandatangani Wakil Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Tran Chien Thang pada 2009. Anggota intinya berasal dari seniman, dosen, dan mahasiswa berprestasi Departemen Alat Musik Tradisional (kini Departemen Musik Tradisional) Akademi Musik Nasional Vietnam. Pada 28 Mei 2009, orkestra beranggotakan 80 seniman ini menampilkan program perdananya di Gedung Opera Besar Hanoi. Pendirian orkestra tersebut disebut menjadi tonggak yang menandai perkembangan musik tradisional Vietnam di era baru.