BERITA TERKINI
Konser “Suara Vietnam” Hadirkan Tân Nhàn, Anh Thơ, Trọng Tấn Bersama Orkestra Tradisional Nasional Vietnam

Konser “Suara Vietnam” Hadirkan Tân Nhàn, Anh Thơ, Trọng Tấn Bersama Orkestra Tradisional Nasional Vietnam

Akademi Musik Nasional Vietnam akan menggelar konser bertajuk “Suara Vietnam” pada malam 29 Mei. Konser ini dibawakan Orkestra Tradisional Nasional Vietnam yang berada di bawah Akademi Musik Nasional Vietnam.

Direktur Akademi Musik Nasional Vietnam, Dr. Quoc Hung—Seniman Rakyat—menyatakan konser tersebut menjadi perhelatan berskala besar untuk memperingati 70 tahun berdirinya Akademi Musik Nasional Vietnam dan 17 tahun Orkestra Tradisional Nasional Vietnam. Ia menambahkan, “Suara Vietnam” juga mencerminkan visi, aspirasi, dan warisan para pelaku musik tradisional saat ini, sekaligus keinginan membangun orkestra tradisional yang profesional, berakar pada kedalaman budaya bangsa, dan mampu melangkah ke dunia dengan identitas Vietnam.

Program “Suara Vietnam” menampilkan sejumlah Seniman Rakyat, Seniman Berjasa, seniman dan dosen terkemuka di bidang musik tradisional Vietnam, serta mahasiswa berprestasi dari Fakultas Musik Tradisional. Sejumlah nama yang dijadwalkan tampil antara lain Profesor Madya, Seniman Berjasa Tân Nhàn; Doktor sekaligus seniman Anh Thơ; serta seniman Trọng Tấn.

Konser disusun sebagai penggambaran musikal tentang Vietnam, menilik perkembangan musik tradisional yang terjalin dengan sejarah perjuangan, pembangunan, dan perkembangan negara. Program dibuka dengan dentuman “Lac Hong Drum” dan membawa penonton ke ragam warna musik dari Vietnam Utara, Tengah, dan Selatan, dengan perpaduan karya klasik serta komposisi baru untuk orkestra tradisional.

Repertoar mencakup “Ông Gióng” karya komposer Xuân Khoát—disebut sebagai karya besar pertama yang ditulis untuk orkestra tradisional Vietnam—serta sejumlah karya lain seperti “Melodi Tanah Air” (Hồng Thái), “Fantasi Vietnam” (Hồ Hoài Anh), “Negara Harmonis” (Phạm Ngọc Khôi), dan “Satu Bangsa yang Bersatu” (Dương Đức Thụy), yang disebut baru selesai pada awal 2026. Rangkaian karya itu menampilkan perkembangan musik rakyat Vietnam dari fondasi tradisional hingga semangat kontemporer.

Di sela program utama, konser turut menyajikan penampilan solo, duet, dan grup yang menonjolkan sisi teknis dan akademis. Di antaranya “Sunrise Concerto” untuk kecapi bulan yang dibawakan Seniman Rakyat Co Huy Hung, serta “Au O Vi Dau” yang dinyanyikan dengan iringan zither oleh Seniman Berprestasi Le Chi dan Le Giang.

Program juga menampilkan musik vokal tradisional Vietnam melalui lagu-lagu seperti “Jauh dari Pantai,” “Selendang Piêu,” dan “Ho Chi Minh, Nama Terindah.”

Konduktor orkestra, Seniman Rakyat Phạm Ngọc Khôi, mengatakan kekhasan program terletak pada hubungan antara tradisi dan kontemporer, keterkaitan musik tradisional dari berbagai wilayah, serta kehadiran karya komposer veteran maupun penulis muda. Menurutnya, hal itu menegaskan musik rakyat bukan aliran yang statis, melainkan terus bergerak, berevolusi, dan memperluas kemungkinan ekspresinya.

Ia menambahkan, karya-karya dalam program digubah dengan semangat mewariskan warisan budaya nasional yang telah diakui UNESCO, seperti nyanyian rakyat Quan Ho, nyanyian rakyat Vi Giam dari Nghe Tinh, serta musik Hue, dan kemudian dikembangkan menjadi karya baru yang mencerminkan semangat zaman.

Menurut Phạm Ngọc Khôi, pemilihan “Satu Bangsa yang Bersatu” sebagai penutup memiliki makna simbolis, tidak hanya berkisah tentang penyatuan negara, tetapi juga aspirasi untuk menghubungkan wilayah budaya, generasi seniman, serta masa lalu dan masa depan musik tradisional Vietnam.

Orkestra Tradisional Nasional Vietnam didirikan berdasarkan keputusan yang ditandatangani Wakil Menteri Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Tran Chien Thang pada 2009. Anggota intinya berasal dari seniman, dosen, dan mahasiswa berprestasi Departemen Alat Musik Tradisional (kini Departemen Musik Tradisional) di Akademi Musik Nasional Vietnam.

Pada 28 Mei 2009, orkestra yang beranggotakan 80 seniman menggelar pertunjukan perdana di Gedung Opera Besar Hanoi, disaksikan sejumlah pejabat, termasuk Wakil Perdana Menteri Nguyen Thien Nhan dan Menteri Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Hoang Tuan Anh. Profesor Madya, Seniman Berprestasi Vu Chi Nguyen ditunjuk sebagai direktur pertama orkestra, dan pembentukannya disebut sebagai tonggak perkembangan musik tradisional Vietnam di era baru.

Ke depan, orkestra ini disebut akan melanjutkan inovasi dan kreasi untuk menghadirkan program artistik berkualitas, sekaligus memberi perhatian lebih pada pelatihan dan pembinaan generasi muda seniman guna mewariskan serta mengembangkan esensi musik tradisional Vietnam.